Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

PAN Enggan Serap Dana Banpol

Khawatir Kewalahan Membuat SPj

10 September 2019, 01: 40: 59 WIB | editor : Abdul Basri

Bambang Setiawan  Kepala Bakesbangpol Bangkalan.

Bambang Setiawan Kepala Bakesbangpol Bangkalan. (DAFIR FALAH/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Dana banpol tahap pertama belum dicairkan. Tim verifikasi menunggu rampungnya pengajuan semua partai politik (parpol). Semula tinggal dua parpol yang belum mengajukan proposal pencairan. Yakni, PAN dan Nasdem. Namun, kemarin (9/9) tinggal PAN yang belum mengajukan pencairan. Padahal, sembilan parpol lainnya sudah menyetorkan proposal.

Pada tahap pertama, ada 10 parpol yang mendapatkan jatah dana banpol. Hal tersebut berdasarkan hasil Pemilu 2014. Total dana Rp 1.049.154.581. Kepala Bakesbangpol Bangkalan Bambang Setiawan mengutarakan, berkas pengajuan pencairan dana banpol yang masuk 9 parpol. Itu untuk pencairan tahap pertama. ”Tinggal PAN yang belum,” katanya kemarin.

Proses verifikasi idealnya menunggu semua parpol rampung menyetorkan proposal. Tetapi jika hingga Kamis (12/9) tak kunjung mengajukan, PAN akan ditinggal. Hal itu dilakukan agar tidak menghambat pencairan dana banpol untuk parpol yang lain. ”Verifikasi akan dilakukan Kamis depan. Apabila PAN tetap tidak mengajukan, kami ditinggal saja,” ujarnya.

Bambang menyampaikan, pencairan dana banpol segera direalisasikan. Sebab, masih ada pencairan tahap kedua hasil Pemilu 2019. Selain itu, supaya parpol segera memanfaatkan dana tersebut. ”Tidak ada waktu lagi. Sembilan parpol wajib diproses lebih dulu. Kalau hanya menunggu satu parpol, itu menghambat,” ucapnya.

Menurut Bambang, PAN memang berencana tidak mau menyerap dana banpol. Tidak tahu alasannya. Namun yang jelas, hal itu merupakan kewenangan parpol. ”PAN katanya tidak mau mengambil untuk pencairan kali ini. Tidak tahu kenapa,” ucapnya.

Dana banpol harus digunakan sebaik mungkin. Yakni, dimanfaatkan untuk operasional dan kegiatan pendidikan politik. ”Persentase harus lebih besar digunakan untuk kegiatan pendidikan politik ketimbang operasional parpol,” jelasnya.

Pengurus DPD PAN Bangkalan Solihin membenarkan tahun ini PAN tidak akan menyerap dana banpol. Alasannya, sudah menjadi keputusan internal partai. ”Tidak mau menyerap takut kewalahan di SPj,” tandasnya.

(mr/daf/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia