Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Pimpinan Tak Bisa Gunakan Anggaran

Pembahasan Tata Tertib DPRD Terhambat

09 September 2019, 00: 10: 36 WIB | editor : Abdul Basri

Fadol  Ketua Sementara DPRD Sampang.

Fadol Ketua Sementara DPRD Sampang. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Rencana mempercepat pembahasan tata tertib (tatib) DPRD Sampang gagal terwujud. Sebab, pimpinan sementara DPRD tidak bisa menggunakan anggaran. Padahal, pembahasan tatib ini perlu konsultasi dengan Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Ketua Sementara DPRD Sampang Fadol mengatakan, pihaknya sebenarnya akan membahas tatib lebih cepat. Bahkan dia menargetkan, sebelum pimpinan definitif dilantik, tatib ini sudah tuntas. Tetapi apalah daya, wewenangnya sebagai pimpinan sementara terbatas.

”Itu kan tatib DPRD perlu dikonsultasikan ke biro hukum pemprov, tetapi karena pimpinan sementara ini wewenangnya dibatasi dalam penggunaan anggaran, maka di-pending dulu,” kata Fadol kemarin (8/9).

Meski konsultasi di-pending, tetapi pembahasan di internal DPRD tetap lanjut. Dia menginginkan ketika pimpinan definitif sudah dilantik, konsultasi ke pemprov bisa segera dilakukan.

Tatib sangat penting, mengingat segala rambu-rambu DPRD, baik dalam pengambilan keputusan dan lainnya diatur dalam tatib. ”Begitu pimpinan DPRD sudah dilantik, maka kami akan langsung melakukan konsultasi ke biro hukum,” tegasnya.

Sesuai dengan regulasi yang ada, pimpinan sementara hanya diberi waktu selama sebulan. Artinya, pada 25 September mendatang sudah harus ada pimpinan definitif.

”Insyaallah dalam sepuluh hari ke depan sudah ada pimpinan definitif,” tegas politikus PKB itu.

Ditanya mengapa penentuan pimpinan definitif molor? Menurut Fadol, karena hingga kemarin DPP PPP belum menyerahkan SK terkait siapa yang akan mengisi kursi wakil ketua DPRD Sampang. Jika tidak lengkap, maka pimpinan DPRD tidak bisa diusulkan ke gubernur.  ”Informasinya besok (hari ini, Red) surat dari PPP akan masuk ke kami,” ujarnya.

Sekretaris DPRD Sampang Moh. Anwari Abdullah sebelumnya juga menegaskan bahwa pimpinan sementara diberi waktu satu bulan untuk menyusun alat kelengkapan, mulai dari fraksi, komisi, dan lainnya. Termasuk juga soal pengisian pimpinan tetap juga harus tuntas dalam waktu satu bulan.

(mr/mam/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia