Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

PKS-Demokrat Belum Bersikap Pengisian Pimpinan Dewan Lamban

07 September 2019, 04: 03: 16 WIB | editor : Abdul Basri

PKS-Demokrat Belum Bersikap Pengisian Pimpinan Dewan Lamban

Share this      

PAMEKASAN – Pengisian kursi pimpinan DPRD Pamekasan belum jelas. Partai peroleh jatah kursi pimpinan belum menentukan sikap. Di antaranya, PKS dan Partai Demokrat.

Ketua DPD PKS Pamekasan Jailani mengatakan, rangkaian seleksi sebelum menentukan pimpinan dewan belum tuntas. Dua kandidat, Harun Suyitno dan Al Anwari harus mengikuti seleksi kembali.

Yakni, seleksi yang digelar DPW PKS Jawa Timur. Seleksi tersebut dalam rangka menyaring pimpinan dewan yang paling layak. ”Dalam waktu dekat, kemungkinan digelar fit and proper test,” katanya kemarin (6/9).

PKS tidak mau terburu-buru dalam menentukan pimpinan dewan. Sebab, partai berlambang padi itu perdana memiliki jatah kursi bergengsi tersebut. Kader yang duduk sebagai pimpinan harus benar-benar layak.

Seleksi tersebut tidak hanya dilakukan DPW PKS Jatim. Tetapi, pengurus partai di daerah juga dimintai pertimbangan. Lalu, majelis pertimbangan daerah juga diminta masukan dalam rangka menentukan pimpinan dewan itu.

Tahapan penentuan pimpinan dewan itu akan segera tuntas. Sebab, pelantikan ketua dan wakil ketua DPRD Pamekasan mendesak lantaran banyak pembahasan menunggu. ”Mungkin pekan depan selesai,” katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Pamekasan Hermanto mengatakan, rekomendasi dari DPP belum turun. Penentuan ketua fraksi dan pimpinan dewan langsung dari pusat. Rekomendasi itu diperkirakan turun dalam waktu dekat. Sebab, rekom untuk pimpinan dewan di Sumenep turun. ”Mungkin sehari atau dua hari turun, nanti langsung saya kabari,” katanya.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio mengatakan, rekomendasi dari DPP akan turun langsung ke pengurus di daerah. Ketua Sementara DPRD Pamekasan Halili Yasin mengatakan, untuk sementara dewan belum bisa bekerja. Sebab, pembentukan fraksi belum tuntas. Dari tujuh fraksi, baru enam yang rampung. Demokrat belum menyetor susunan fraksi. Akibatnya, rapat pembentukan tata tertib (tatib) belum bisa dilaksanakan.

Jika susunan fraksi rampung, tatib langsung dibahas. Kemudian, pimpinan dewan sementara melanjutkan untuk agenda persiapan pelantikan pimpinan definitif. Semua partai peraih kursi pimpinan dewan belum menyetor nama untuk mengisi jabatan strategis itu.

(mr/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia