Kamis, 12 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Tolak Iuran BPJS Kesehatan Naik, Massa Demo Kantor DPRD Sampang

05 September 2019, 16: 06: 27 WIB | editor : Haryanto

SUARAKAN ASPIRASI: Massa berkumpul di depan Kantor DPRD Sampang.

SUARAKAN ASPIRASI: Massa berkumpul di depan Kantor DPRD Sampang. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Ratusan massa gabungan dari aktivis PMII dan GMNI berdemo ke kantor DPRD Sampang, Kamis siang (5/9). Massa menolak iuran BPJS Kesehatan dinaikkan.

Massa berkumpul dan bergerak dari depan Pasar Srimangunan menunju kantor DPRD Sampang yang terletak di Jalan Wijaya Kusuma. Massa berjalan kaki membawa bendera sambil menyuarakan aspirasinya.

Syaiful Rahman, korlap aksi mengatakan, demo digelar untuk menolak rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Sebab, langkah pemerintah tersebut dinilai tidak pro rakyat dan malah membebani.

"Selama ini, rakyat sudah terbebani biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari. Mulai dari tarif listrik hingga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sementara pendapatan masih minim," katanya.

Massa meminta DPRD Sampang menolak rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan menyuarakan hal tersebut ke DPR RI. "DPRD wajib melakukan pengawasan untuk mengoptimalisasi pelayanan," ingatnya.

Moh Iqbal Fathoni, anggota DPRD Sampang mengatakan, pihaknya akan menampung aspirasi massa. Selanjutnya, menyuarakan aspirasi tersebut ke pusat. "DPRD akan menyampaikan penolakan kenaikan iuran BPJS," janjinya.

Eko D Kesdu, Kabid SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan mengatakan, kenaikan iuran BPJS Kesehatan sedang dibahas. "Kita tunggu regulasinya nanti seperti apa," ajaknya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia