Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Tabrakan, Nelayan asal Situbondo dan Sumenep Tewas di Masalembu

25 Agustus 2019, 18: 58: 15 WIB | editor : Haryanto

PETAKA: Warga mengangkat mayat nelayan yang tewas pasca tabrakan di perairan Masalembu.

PETAKA: Warga mengangkat mayat nelayan yang tewas pasca tabrakan di perairan Masalembu. (Humas Polres Sumenep for RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Setelah kebakaran KM Santika Nusantara pada Kamis lalu (22/8) di perairan Masalembu, kecelakaan laut di lokasi yang sama dialami nelayan pada Minggu (25/8) sekitar pukul 03:30. Akibatnya, dua nelayan tewas.

Ps Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti membenarkan peristiwa tersebut. “Benar ada kecelakaan perahu di perairan Masalembu yang mengakibatkan dua orang nelayan meninggal,” katanya.

Widiarti menceritakan, perahu Malindo Jaya yang dikemudi Muni (50), warga Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu mengangkut empat orang. Di tengah perjalanan, mesin induk mati. Mereka lalu memakai mesin cadangan. Efeknya, pancer kemudi kurang berfungsi dan menyebabkan perahu oleng.

“Dari arah berlawanan, ada perahu Soneta yang dikemudi H Sultan mengangkut tujuh orang. Tabrakan pun tidak bisa dihindari. Akibatnya, tiga orang penumpanh perahu Malindo Jaya tercebur ke laut dan dua diantaranya tewas,” paparnya.

Dijelaskan, dua nelayan yang meninggal diidentifikasi bernama Suyatip (40), warga Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo dan Atnawi (60), warga Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu. “Jenasah sudah dievakuasi menggunakan perahu lain,” pungkasnya. (Rofiqi)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia