Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

236 Hari, Polisi Catat 54 Orang Tewas Pasca Tabrakan di Jalan

25 Agustus 2019, 07: 39: 07 WIB | editor : Haryanto

BERWIBAWA: Kanit Lakalantas Iptu Tamsil Efendi ditemui di ruang kerjanya.

BERWIBAWA: Kanit Lakalantas Iptu Tamsil Efendi ditemui di ruang kerjanya. (Misbahul Ulum/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Untuk menunjang aktifitas harian, seseorang wajib memiliki kendaraan bermotor. Agar tidak terlibat Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas), harus menaati aturan. Sebab jika terlibat lakalantas, itu merugikan diri sendiri dan orang lain.

Berdasar catatan RadarMadura.id, sejak 1 Januari hingga 24 Agustus, tercatat ada 171 kasus lakalantas yang terjadi di wilayah hukum Polres Pamekasan. Dari ratusan lakalantas itu,  54 orang diantaranya meninggal.

Kanit Lakalantas Satlantas Polres Pamekasan Iptu Tamsil Efendi menuturkan, total jumlah kerugian materiil sebanyak Rp 487.750.000. "Pemicu paling banyak karena kelalaian pengemudi sendiri. Sering kurang fokus. Istilahnya human error," ujarnya.

Tamsil menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara. "Jangan melanggar rambu – rambu lalulintas. Sudah diberi peringatan tapi masih saja melanggar," imbuhnya.

Jika terjadi lakalantas, Tamsil berharap masyarakat melaporkannya ke Unit Lakalantas Satlantas Polres Pamekasan. "Sehingga, laporan tersebut bisa langsung ditangani. Tidak perlu takut melapor jika melihat lakalantas," pungkasnya. (Misbahul Ulum)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia