Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Features

Idul Adha 1440 Hijriyah, Global Kurban-ACT Sebar 35.290 Hewan Kurban

Tahun 2020, Siap Distribusikan Lebih Banyak

17 Agustus 2019, 11: 50: 20 WIB | editor : Haryanto

PEDULI: Tim ACT menyerahkan daging kurban ke rakyat Somalia.

PEDULI: Tim ACT menyerahkan daging kurban ke rakyat Somalia. (ACT for RadarMadura.id)

Share this      

JAKARTA - Pasca Idul Adha, Global Kurban bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) selesai melaksanakan program Dermawan Berkurban 2019. Daging kurban sudah didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia dan puluhan negara.

Pencapaian tersebut diperoleh berkat sinergi dari mitra, komunitas, e-commerce dan para stakeholders. Totalnya ada 35.290 ekor hewan kurban setara kambing dikirim ke 251 kota/kabupaten di 34 provinsi. Termasuk 37 negara.

Komposisi sebaran hewan kurban di dalam negeri sebanyak 14.234 ekor setara kambing. Sementara penyaluran hewan kurban di luar negeri sebanyak 21.056 ekor setara kambing.

TULUS BERBAGI: Kaum difabel foto bareng usai terima bantuan.

TULUS BERBAGI: Kaum difabel foto bareng usai terima bantuan. (ACT for RadarMadura.id)

Khusus di Indonesia, Global Kurban-ACT memprioritaskan distribusi daging kurban ke lokasi bencana. "Kalau luar negeri, di wilayah yang mengalami konfik, korban perang, dan kelaparan,” ujar Direktur Komunikasi ACT, Lukman Aziz.

Hafit T Mas’ud, Presiden Global Kurban bersyukur dengan capaian yang diraih pada Idul Adha 1440 H lalu. “Alhamdulillah, Allah SWT telah memudahkan urusan kami. Semoga amal kebaikan ini Allah SWT curahkan untuk lembaga dan kita semua," ujarnya.

Hafit juga berterima kasih atas doa dan dukungan manajemen ACT dan para stakeholder semua. "Satu amal sudah kita tuntaskan. Insya Allah, kita segera menjemput amanah lembaga dan amanah Allah SWT lainnya,” imbuhnya.

Hafit menambahkan, Global Kurban akan terus  memfasilitasi pelayanan kurban yang disumbangkan dermawan. "Berkurban merupakan salah satu bukti ketaatan kepada Allah SWT,” imbuhnya.

Dengan pengelolaan yang profesional, kata Hafit, Global Kurban bersama ACT menargetkan distribusi daging kurban tahun 2020 lebih luas. “Kami menetapkan harga kurban di Global Kurban dan ACT pada 2020 sama dengan tahun 2019," terangnya.

Dijelaskan, para dermawan bisa mulai berinvestasi akhirat melalui program kurban progresif, kurban intensif atau tabungan kurban. "Semoga pilihan program ini dapat meringankan para dermawan menunaikan ibadah kurban,” harap Hafit.

Sebagai gambaran, dalam rangkaian program Dermawan Berkurban 2019, digelar syukuran kurban di berbagai daerah. Syukuran itu menawarkan konsep baru yang melibatkan warga dalam proses penyembelihan hingga pengolahan daging kurban.

"Daging kurban diolah menjadi menu dengan cita rasa lokal lalu disantap bersama warga. Misalnya, di Sulawesi Selatan menggelar acara syukuran kurban di Desa Mesakada, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, salah satu desa para mualaf," imbuhnya.

Selain itu, pada perayaan Idul Adha, Global Kurban bersama ACT tidak hanya mendistribusikan hewan kurban di pelosok desa yang minim ternak. "Tapi, juga menggelar syukuran kurban bagi sahabat difabel. Seperti di Solo Raya dan daerah lainnya," ungkap Hafit.

Dijelaskan, pihaknya akan berusaha menjangkau masyarakat di daerah lain di Indonesia dan dunia. Seiring perkembangan zaman dalam menghadirkan kemudahan bertransaksi, juga akan memaksimalkan marketplace, crowdfunding, dan situs web globalqurban.com.

"Mari segera maksimalkan ikhtiar kita untuk berinvestasi akhirat. Caranya, membantu saudara hingga mengembangkan perekomian masyarakat melalui program kurban Idul Adha 2020 mendatang,” ajak Hafit. (*)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia