Senin, 16 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Pagi Angkut Warga Kepulauan, Siang Hari KAK Beri Layanan Kesehatan

Pengoperasian Dihadiri Menteri dan Gubernur

15 Agustus 2019, 18: 48: 59 WIB | editor : Haryanto

SINERGI: Menhub, Menkes dan Gubernur Jawa Timur menandatangani MoU pengoperasian KAK.

SINERGI: Menhub, Menkes dan Gubernur Jawa Timur menandatangani MoU pengoperasian KAK. (Rofiqi/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Kapal Apung Kesehatan (KAK) resmi dioperasikan, Kamis siang (15/8). Terdapat dua unit KAK multifungsi yang disiapkan. Selain kapal kesehatan, KAK juga bisa digunakan sebagai kapal angkut.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menuturkan, selain memberi pelayanan medis, KAK bisa difungsikan sebagai alat transportasi. Diharapkan, KAK bisa melayani masyarakat kepulauan secara maksimal.

“Saat pagi, kapal beroperasi sebagai alat transportasi. Siang harinya, kapal akan berlabuh di tempat terpencil di kepulauan. Saat itu, masyarakat bisa memanfaatkan layanan medis,” katanya.

RESMI BEROPERASI: KAK saat bersandar di pelabuhan.

RESMI BEROPERASI: KAK saat bersandar di pelabuhan. (Rofiqi/RadarMadura.id)

Budi menegaskan, pihaknya nanti akan mengevaluasi dua unit KAK tersebut. “Setelah kapal dioperasikan, kita akan melihat plus dan minusnya. Kemungkinan nanti akan ada penambahan fasilitas, waktu, nahkoda dan tenaga medis,” imbuhnya.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengingatkan agar kapal tidak menjadi sarang dan pemicu pencemaran lingkungan. “Ingat. Jangan sampai limbah obat-obatan dan alat suntik dibuang ke laut,” pesannya.

Pengoperasian KAK berkat kerjasama beberapa pihak. “Dengan cara seperti ini, dapat kita lihat bahwa Indonesia bukan hanya Surabaya saja Ibu Gubernur,” katanya sambil melirik Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Rofiqi)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia