Senin, 16 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Disperdagrin Kembangkan Batik Ringkel Jadi Ciri Khas Kota Sampang

15 Agustus 2019, 11: 14: 02 WIB | editor : Haryanto

TELATEN: Pembatik saat membuat batik Ringkel.

TELATEN: Pembatik saat membuat batik Ringkel. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang mengembangkan batik Ringkel khas Kota Bahari. Itu dilakukan, untuk mewujudkan misi Bupati Sampang meningkatkan infrastruktur, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kepala Disperdagprin Sampang Wahyu Prihartono mengatakan, batik Ringkel merupakan jenis baru dan satu-satunya di Indonesia yang akan dikembangkan di Sampang. "Ini hasil kerjasama Pemkab Sampang dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Jogjakarta," katanya.

Menurut Wahyu, penelitian dan pelatihan teknik batik Ringkel dilakukan di BBKB Jogjakarta. Teknik Ringkel merupakan pengembangan dan penggabungan teknik smock dan tritik jumputan. ”Kemudian BBKB menyerahkannya kepada kami agar dikembangkan lebih kreatif,” lanjutnya.

KEREN: Salah satu motif batik Ringkel.

KEREN: Salah satu motif batik Ringkel. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Dijelaskan, pihaknya mulai memproduksi batik Ringkel yang akan menjadi ciri khas batik Sampang. "Pengembangannya, untuk sementara dilakukan di Desa Sejati, Kecamatan Camplong dan Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates," terangnya.

Wahyu menambahkan, pihaknya akan mengusulkan agar batik Ringkel menjadi seragam pelajar dan baju dinas di masing-masing OPD. "Batik ini akan menjadi ciri khas khas Sampang. Sehingga, menjadi peluang baru untuk menumbuhkan perekonomian," harapnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia