Sabtu, 24 Aug 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Tujuh Bulan, 659 Warga Sampang Menyandang Predikat Janda Gegara Ini

09 Agustus 2019, 08: 31: 44 WIB | editor : Haryanto

PAPARAN: Panitera PA Sampang menjelaskan angka perceraian ke RadarMadura.id

PAPARAN: Panitera PA Sampang menjelaskan angka perceraian ke RadarMadura.id (Anis Billa/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Kasus perceraian yang terjadi di wilayah Sampang terbilang cukup tinggi. Selama tujuh bulan, ada ratusan orang yang menyandang status janda. Fakta itu, diungkap Panitera Pengadilan Agama (PA) Sampang, Fa'iq.

Menurut Fa'iq, perkara kasus perceraian yang diregister PA Sampang dari bulan Januari hingga bulan Juli 2019 mencapai 828 perkara. "Rinciannya cerai talak 289 perkara dan cerai gugat 539 perkara," ujarnya.

Dijelaskan, ratusan perkara yang masuk masih ada yang sedang berproses. "Dari 828 perkara, yang diputus baru 659 perkara. Rinciannya cerai talak 242 kasus dan cerai gugat 417 kasus," paparnya.

Fa'iq menuturkan, penyebab perceraian beragam. Mulai dari perselisihan dan pertengkaran terus menerus, kawin paksa, judi, ekonomi serta mabuk. "Termasuk cacat badan, KDRT, poligami dan terlibat kasus hukum," tuturnya.

Pria berkacamata itu berharap agar masyarakat tidak gampang mengambil keputusan untuk bercerai. Sebaliknya, harus berkomunikasi untuk mencari solusi. "Sebelum memutus perkara, kami mediasi dulu," harapnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia