Sabtu, 24 Aug 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal
Polisi Amankan Satu Pelaku

Orang Ini Dibacok karena Bercanda soal Harga Rokok

29 Juli 2019, 15: 01: 29 WIB | editor : Abdul Basri

MINTA KEADILAN: Keluarga Samhaji, korban pembacokan melapor ke SPKT Polres Pamekasan, Sabtu malam (27/7).

MINTA KEADILAN: Keluarga Samhaji, korban pembacokan melapor ke SPKT Polres Pamekasan, Sabtu malam (27/7). (HOLIL FOR/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Nasib nahas menimpa Samhaji, warga Desa Tlaga, Kecamatan Pegantenan. Pria itu dibacok Subaidi, tetangganya sendiri lantaran tersinggung terkait harga rokok.

Sekretaris Desa (Sekdes) Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Fathor yang mendampingi keluarga korban menyampaikan, Samhaji membeli rokok di rumah Subaidi pada Sabtu (27/7) sekitar pukul 19.30. Saat itu yang menjaga toko adalah istri Subaidi. Rokok yang dibeli seharga Rp 10 ribu.

Samhaji menyebut harga rokok itu terlalu mahal. Pernyataan itu dengan maksud bercanda. Samhaji kemudian pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari toko tersebut.

Selang beberapa menit, Subaidi mendatangi rumah Samhaji menanyakan maksud candaan yang dilontarkan kepada istrinya. Setelah mendapat penjelasan, Subaidi pulang.

Selang beberapa menit, dua orang mendatangi rumah Samhaji. Diketahui salah satu orang tersebut ayah Subaidi. ”Tiba-tiba Subaidi datang kembali dengan membawa celurit,” katanya.

Dua orang yang lebih dulu datang memegang Samhaji. Akibatnya, Subaidi dengan leluasa melakukan pembacokan. Akibat sabetan celurit, sejumlah luka berat terjadi di sekujur tubuh korban.

Korban langsung dilarikan ke RSUD dr H. Slamet Martodirdjo untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara anggota keluarga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pamekasan.

Sekitar pukul 23.00, JPRM mendatangi RSUD dr H Slamet Martodirdjo. Sejumlah kerabat Samhaji berada di depan ruang ICU rumah sakit tersebut. Namun, tidak satu pun bersedia memberi keterangan.

Hanya, berdasarkan informasi yang diterima di lapangan, akibat sabetan celurit itu Subaidi mengalami luka berat di punggung kanan. Bahkan, ada luka di kepala bagian atas.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno mengatakan, salah satu pelaku pembacokan ditangkap. Dia hanya menyebut yang ditangkap adalah pelaku utama tanpa menyebut identitasnya.

Polisi akan melakukan pengembangan atas kasus tersebut. ”Pelaku utamanya sudah kami amankan,” tandasnya.

(mr/pen/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia