Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Berita Kota

Legislatif Dukung Langkah Gubernur

Empat Bupati Jadi Dewan Penasihat BPWS

29 Juli 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Abdul Basri

Abdul Halim  Anggota Komisi E DPRD Jatim.

Abdul Halim Anggota Komisi E DPRD Jatim. (RadarMadura.id)

Share this      

SURABAYA – Anggota DPRD Jatim Abdul Halim mendukung langkah Gurbenur Khofifah Indar Parawansa. Yakni, melibatkan wali Kota Surabaya, empat bupati Madura, dan tokoh Madura menjadi dewan penasihat Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Hal itu terungkap saat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution melakukan rapat koordinasi (rakor) bersama Gurbenur Khofifah, Kementerian PUPR, Kementerian PAN-RB, dan Sekretaris Kabinet (Seskab). Rakor dilaksanakan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (25/7).

Hasil rakor, ada penambahan satu deputi di BPWS. Yakni, deputi investasi untuk melengkapi deputi sebelumnya seperti deputi perencanaan dan deputi pembangunan. Deputi inventasi diharapkan bisa menjawab peluang inventasi di Madura.

Sebab, Madura memiliki keunggulan hortikultura dan peternakan. Misalnya, ternak sapi potong. Khofifah juga berencana membangun wisata di kawasan kepulauan Sumenep. Tujuannya, perluasan objek wisata di Jatim.

Hal paling strategis yakni sinergitas program Pemprov Jatim dengan BPWS. Seperti rencana pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kawasan kaki Jembatan Suramadu sisi Madura (KKJSM) seluas 101 hektare.

Dengan formasi 20 persen untuk edukasi, 30 persen untuk art, dan 50 persen wisata. Pembangunan IISP diharapkan bisa menarik keuangan syariah dunia ke Indonesia. Termasuk, rencana pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Bulu Pandan di Bangkalan.

Anggota Komisi E DPRD Jatim Abdul Halim menilai, langkah gurbenur sangat tepat melibatkan empat bupati Madura dan tokoh menjadi dewan penasihat dalam struktur BPWS. Dengan begitu, pembangunan di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep diharapkan terintegrasi. ”Struktur yang mengakomodasi kepala daerah sebagai dewan penasihat BPWS sangat positif demi pengembangan Madura,” terangnya kemarin (28/7).

Dia juga mengapresiasi langkah gubernur berkomunikasi dengan investor luar negeri. Misalnya, investor asal negara-negara Timur Tengah. Harapannya, para investor bisa berinvestasi mengembangkan objek wisata di Madura.

Pulau Garam memiliki objek wisata alam luar biasa jika dikembangakan secara maksimal, baik di kawasan Bangkalan, Sampang, Pemekasan, maupun Sumenep. ”Kita (Madura, Red) punya objek wisata luar biasa jika terus dikembangkan seperti Pulau Gili Labak, Gili Iyang, dan Pantai Sembilan,” ucapnya.

Jika objek wisata alam di Madura dikembangkan dengan maksimal, kemudian ditopang infrastruktur menuju objek wisata bagus, akan banyak mengundang wisatawan lokal maupun internasional. Dengan begitu, akan berdampak positif terhadap sektor lain.

Perekonomian dan kualitas pendidikan Madura bakal meningkat. ”Saya selaku wakil masyarakat Madura sangat mengapresiasi langkah gubernur dalam perubahan struktur BPWS yang melibatkan kepala daerah,” jelasnya.

Wakil ketua DPD Gerindra Jatim itu menuturkan, agar adat istiadat Madura tidak terkikis, pembangunan wisata harus menggunakan identitas Madura dan religious seperti konsep wisata halal. Meskipun berwisata di pantai, pengunjung tetap menggunakan busana sopan dan tempat penginapan atau hotel dilarang keras pasangan bukan suami istri menginap satu kamar.

Mantan aktivis PMII itu berharap ada paket wisata di Madura. Pengunjung hari pertama menikmati objek wisata di Bangkalan, hari kedua berwisata di Sampang, hari ketiga berwisata di Pamekasan, dan hari terakhir berwisata di Sumenep.

Halim menambahkan, masuknya empat bupati Madura dan tokoh Madura dalam struktur BPWS dimotori gubernur. Diharapkan, komunikasi dan koordinasi semakin intens demi percepatan pembangunan Madura sehingga masyarakat Madura semakin sejahtera.

”Empat bupati di Madura sesegera mungkin intens melakukan komunikasi dan koordinasi dengan gubernur dan BPWS untuk mengemas potensi-potensi di Madura. Khususnya objek wisata di Madura,” tukasnya. 

(mr/bam/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia