Rabu, 21 Aug 2019
radarmadura
icon featured
Features

Atlet Taekwondo Madura Peraih Medali Emas Porprov VI Jatim (2)

25 Juli 2019, 11: 44: 00 WIB | editor : Abdul Basri

JUARA: Tara menunjukkan maskot Porprov VI Jatim usai menerima medali emas.

JUARA: Tara menunjukkan maskot Porprov VI Jatim usai menerima medali emas. (RAJA DEWANTARA PUTRA FOR RadarMadura.id)

Share this      

Raja Dewantara Putra satu-satunya atlet taekwondo perorangan yang meraih medali emas. Dia dedikasikan capaian gemilang itu untuk orang tua dan Pamekasan.

PRENGKI WIRANANDA, Pamekasan

JARUM jam menunjukkan pukul 14.00. Siswa-siswi SMAN 4 Pamekasan berhamburan keluar dari kelas. Kegiatan belajar mengajar (KBM) dinyatakan selesai untuk hari Selasa (23/7).

GEMILANG: Raja Dewantara Putra saat latihan bersama rekannya.

GEMILANG: Raja Dewantara Putra saat latihan bersama rekannya. (RAJA DEWANTARA PUTRA FOR RadarMadura.id)

Koran ini janjian dengan Raja Dewantara Putra. Dia merupakan siswa kelas XI di sekolah maju dan berkembang itu. Nama remaja kelahiran Pamekasan, 19 April 2003 itu tidak asing di SMAN 4 Pamekasan.

Sebab, sejumlah prestasi di bidang olahraga, khususnya taekwondo berhasil diraih. Yakni, mulai prestasi tingkat kabupaten, regional Jawa Timur hingga prestasi tingkat nasional.

Remaja yang biasa dipanggil Tara itu kembali mengukuhkan namanya sebagai atlet berprestasi. Pada Porprov VI Jatim lalu, dia meraih medali emas ajang taekwondo kategori tunggal. Tara juga berhasil memuncaki prestasi di ajang yang sama pada kategori beregu.

Tara menceritakan awal mula ketertarikannya pada olahraga taekwondo. Menurut dia, awal mula menaruh hati pada olahraga asal Korea itu karena salah satu tetangganya menjadi pelatih.

Ketertarikan itu tumbuh sejak kelas 4 sekolah dasar (SD). Kemudian, dengan izin dan dukungan dari orang tua, remaja yang tinggal di Jalan Gatot Koco, Gang 4 Nomor 17 Kelurahan Kolpajung, itu bergabung di Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Pamekasan.

Setiap hari dia berlatih dengan giat. Beberapa pantangan seperti menghindari makanan pedas dia lakukan dengan sepenuh hati. Bakat bela diri memang terlihat saat kali pertama dia bergabung.

Setahun kemudian, tepatnya pada kelas 5 SD, Tara mengikuti Kejurprov Taekwondo. Tidak disangka, atlet yang baru setahun bergabung itu berhasil keluar sebagai juara tiga. ”Alhamdulillah saya juara,” katanya.

Prestasi itu memompa semangatnya untuk terus berlatih dengan tekun. Setahun kemudian, Tara kembali mengikuti kejurprov. Latihan kerasnya selama setahun membuahkan hasil. Dia berhasil merebut juara kedua.

Tahun lalu, Tara memperoleh capaian gemilang. Dia berhasil merebut juara tiga pada ajang Kejurnas Junior Taekwondo kategori poomsae beregu putra. ”Saya terharu bisa meraih prestasi tingkat nasional,” katanya.

Kemudian, pada Porprov VI Jatim lalu, dua medali emas berhasil disabet. Yakni, kategori poomsae beregu dan tunggal. ”Prestasi ini saya dedikasikan untuk orang tua dan Pamekasan,” katanya.

Tara membagikan kiat yang mengantarkan pada puncak kesuksesan. Di antaranya, berlatih dengan giat, tekun, dan disiplin. Kemudian, tidak patah semangat dan tidak mudah berputus asa meski mengalami kegagalan.

Lalu, yang tidak kalah penting yakni selalu meminta restu dan doa kedua orang tua. Bagi Tara, doa dari orang tua yang melahirkan dan merawat sejak kecil itu merupakan energi yang bisa mengantarkan pada kemenangan.

Tara mengaku mendapat dukungan luar biasa dari keluarga dan kerabat. Bahkan, teman-temannya juga sangat bangga atas capaian yang diraih. ”Semoga adik-adik taekwondo juga bisa meraih prestasi yang luar biasa,” harap remaja yang bercita-cita ingin jadi polisi itu.

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia