Sabtu, 24 Aug 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Gugatan Sebelas Caleg Lanjut

KPU Tetap Yakin Menang di Sidang MK

23 Juli 2019, 15: 29: 37 WIB | editor : Abdul Basri

Gugatan Sebelas Caleg Lanjut

Share this      

JAKARTA – Sebelas caleg yang mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK) mendapat angin segar. Dalam putusan dismissal kemarin (22/7), majelis hakim lembaga peradilan itu memutus lanjut.

Ketua KPU Bangkalan Zainal Arifin mengutarakan, dalam sidang putusan dismissal kemarin, majelis hakim MK memutuskan sebelas gugatan lanjut. Hari ini langsung dilanjutkan pada sidang pembuktian berupa kehadiran saksi.

”Putusan dismissal lanjut ke pembuktian pemeriksaan saksi. Sidang pembuktian langsung digelar besok (hari ini, Red),” kata Zainal melalui telepon kemarin.

Dia menyatakan, sidang pembuktian hanya untuk empat partai politik (parpol) atau empat pemohon. Yaitu, Partai Hanura dapil 5 dengan penggugat dr. Achmad Fauzan Rachman; PKB dapil 1, dapil 11, dan dapil 14 dengan penggugat Afif Mahfudz Hadi, Zaini Rahman, dan Nur Faizin); Partai Gerindra dapil 11 dengan penggugat Moh. Nizar Zahro; dan PDIP dapil 3 dengan penggugat Husni Syakur.

Zainal menyampaikan, sidang pembuktian yakni pemeriksaan saksi-saksi dari penyelenggara pemilu. Yaitu, penyelenggara tingkat kecamatan dan desa. ”Sekarang adu bukti. Kami optimistis menang,” tegasnya.

Dia melanjutkan, pertimbangan majelis hakim MK memutus lanjut sebelas gugatan itu karena dianggap memenuhi unsur. ”Tapi, hakim belum mendengarkan kesaksian dari saksi-saksi kami,” terangnya.

Zainal optimistis, KPU Bangkalan sebagai termohon akan menang dalam perkara gugatan PHPU ke MK. ”Bukti berupa dokumen C1, DA1, dan lainnya sudah kami serahkan ke MK. Tinggal saksi,” tuturnya.

Sementara itu, R. Arif Sulaiman selaku kuasa hukum Moh. Nizar Zahro mengatakan, majelis hakim MK memutus lanjut dalam sidang putusan dismissal karena banyak yang janggal dan pengalihan suara ke caleg lain seperti yang menimpa kliennya. ”Kurang lebih 54 ribu suara klien kami hilang dan dugaannya lari ke caleg Golkar,” katanya.

Atas dasar itu, pihaknya yakin dalam gugatan kali ini menang. Sebab, dalam putusan dismissal hakim memutus untuk lanjut ke pembuktian. ”Kalau tidak mengarah ke dugaan pelanggaran, tidak mungkin lanjut. Makanya, kami akan berjuang,” tandasnya.

(mr/daf/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia