Kamis, 22 Aug 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Lestarikan Budaya Panahan Tradisional

22 Juli 2019, 13: 18: 38 WIB | editor : Abdul Basri

Lestarikan Budaya Panahan Tradisional

Share this      

BANGKALAN – Budaya penting untuk terus dilestarikan. Salah satunya, panahan tradisional atau jemparingan. Demi menjaga olahraga panahan tradisional tetap lestari, Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (Orgasib) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar Jemparingan Pajher Trunojoyo kemarin (21/7).

Event bertajuk Gladen Ageng Nusantara 2019 itu berlangsung di lapangan sepak bola UTM. Jemparingan Pajher Trunojoyo tingkat nasional yang memperebutkan piala rektor ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah luar Madura.

Salah satu tujuan event yaitu mengenalkan Madura sebagai salah satu pelestari budaya Nusantara, yakni panahan tradisional. Wakil Dekan Tiga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) UTM Bangun Sentosa menyampaikan, melalui event panahan ini, pihaknya juga ingin memperkenalkan UTM kepada masyarakat luas. ”Jadi, selain mengenalkan Madura, kami juga ingin mengenalkan UTM kepada rakyat Indonesia,” tuturnya.

Dia berharap, pada tahun-tahun mendatang, FISIB UTM terus mengadakan event panahan tradisional demi terwujudnya generasi muda yang cinta akan budaya. Sebab, jemparingan merupakan salah satu khazanah olahraga Nusantara. ”Tahun depan kami akan mengadakan lagi Jemparingan Pajher Trunojoyo,” pungkasnya. (fikri mahbub)

(mr/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia