Kamis, 12 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

RSUD Dapat Anggaran Rp 1,8 Miliar

22 Juli 2019, 13: 09: 00 WIB | editor : Abdul Basri

BERBENAH: Keluarga pasien berada di ruang tunggu pelayanan RSUD Syamrabu Bangkalan.

BERBENAH: Keluarga pasien berada di ruang tunggu pelayanan RSUD Syamrabu Bangkalan. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – RSUD Syamrabu Bangkalan beberapa kali mendapat keluhan dari masyarakat. Terutama di bidang pelayanan kesehatan. Rumah sakit pelat merah itu dianggap belum optimal memberikan pelayanan.

Bahkan, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menonaktifkan direktur RSUD. Pemicunya adalah pelayanan kesehatan. Kini manajemen RSUD terus berbenah. Salah satunya dengan melakukan pengadaan ambulans doubel gardan senilai Rp 1,8 miliar.

Plt Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan dr. Andri Purnomo mengutarakan, pihaknya akan terus berbenah untuk memperbaiki layanan kesehatan. Misalnya, menambah fasilitas kesehatan (faskes). ”Alhamdullilah tahun ini kami dapat melakukan pengadaan ambulans emergency double gardan,” kata dia kemarin (21/7).

Menurut Andri, ambulans emergency double gardan lebih lengkap daripada ambulans biasanya. Ambulans double gardan bisa melakukan pelayanan kesehatan di dalam mobil ketika ada pasien mengalami kedaruratan.

”Kalau ambulans yang biasa hanya mengangkut pasien. Nah, yang double garden ini bisa melayani kesehatan di dalam mobil ketika ada pasien emergency,” jelasnya.

Andri menyampaikan, tahun ini RSUD dapat pengadaan dua unit ambulans double gardan. Tahun depan akan diajukan lagi ke pemerintah pusat. ”Anggaran pengadaan dua unit ambulans yang sekarang juga dari pemerintah pusat,” terangnya.

Dia menjelaskan, ambulans double gardan penting. Sebab, RSUD Syamrabu sudah memiliki dokter spesialis emergency. Karena itu, harus didukung fasilitas berupa ambulans double gardan. ”Selama ini RSUD belum punya ambulans yang demikian. Jadi, sangat tepat pengadaan tahun sekarang,” ucapnya.

Prinsipnya, kata Andri, pengadaan ambulans double gardan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUD Syamrabu. Sebab, rumah sakit yang beralamat di Jalan Pemuda Kaffah, Kota Bangkalan, itu menjadi rumah sakit rujukan di Madura. ”Pelan-pelan fasilitas kesehatan harus dilengkapi,” tukasnya.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan menyatakan, apabila nanti ambulans double gardan tersebut beroperasi, tidak ada alasan lagi pasien tak mendapat pelayanan maksimal. Terutama pasien-pasien emergency. ”Selama tujuannya untuk pelayanan, kami sebagai mitra kerja RSUD setuju-setuju saja. Yang penting kegunaannya jelas,” katanya. 

(mr/daf/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia