Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment
Madura United vs Arema

Andik Kubur Mimpi Arema

21 Juli 2019, 15: 31: 18 WIB | editor : Abdul Basri

SENGIT: Pemain Madura United Andik Vermansyah dikawal ketat pemain Arema di laga yang berlangsung di SGMRP, Pameksaan, tadi malam.

SENGIT: Pemain Madura United Andik Vermansyah dikawal ketat pemain Arema di laga yang berlangsung di SGMRP, Pameksaan, tadi malam. (A. YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Derbi Jatim dalam laga lanjutan Shopee Liga 1 yang mempertemukan Madura United (MU) dengan Arema Malang berlangsung sengit. Laskar Sape Kerrap menekuk lutut tim tamu dengan skor 1-0.

Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, tadi malam (20/7) menampilkan permainan berkelas. Puluhan ribu pasang mata menjadi saksi perhelatan panas di lapangan hijau tersebut.

Tensi pertandingan memanas sejak menit awal. Adu serangan terjadi. Pertahanan kedua tim sama-sama kuat.

Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Pelatih MU mengubah komposisi pemain. Pada babak kedua, Slamet Nurcahyo ditarik ke luar lapangan. Sebagai gantinya, Andik Vermansyah diturunkan.

Langkah coach Dejan Antonic berbuah manis. Pada menit ke-67, Andik dipercaya menjadi algojo tendangan bebas. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu memanfaatkan kesempatan itu dengan sempurna.

Tendangan keras kaki kanannya tidak mampu dibendung Kiper Arema Utam Rusdiana. Skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Mesin serdadu Laskar Singo Edan semakin panas.

Serangan bertubi-tubi tak mampu mengubah papan skor. Kemenangan MU bertahan hingga peluit panjang. Kemenangan tersebut menambah koleksi tren positif tim kebanggaan masyarakat Madura.

Dejan Antonic mengaku bersyukur atas hasil positif itu. Di kandang sendiri bisa meraih tiga poin dari Arema. ”Saya berterima kasih kepada pemain dan semua yang datang ke sini,” katanya.

Pelatih Arema Milomir Seslija mengatakan, pada babak pertama tidak ada kesempatan bagi MU membobol gawang. Namun, pada babak kedua, justru Arema kebobolan. ”Kami tidak ada nasib,” ucapnya.

(mr/pen/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia