Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment
Madura FC vs Persis Solo  

Kehilangan Poin di Kandang

21 Juli 2019, 15: 25: 59 WIB | editor : Abdul Basri

SENGIT: Pemain Madura FC berebut bola dengan pemain Persis Solo di Stadion A. Yani, Sumenep kemarin.

SENGIT: Pemain Madura FC berebut bola dengan pemain Persis Solo di Stadion A. Yani, Sumenep kemarin. (BADRI STIAWAN//RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Untuk pertama kalinya di musim ini Madura FC menelan kekalahan di kandang sendiri kala menjamu Persis Solo di Stadion A. Yani, Sumenep, kemarin (20/7). Tampil di hadapan ribuan suporter, klub berjuluk Laskar Jokotole ini tidak mampu membalas gol lawan.

Semula, tidak ada satu gol pun yang dihasilkan kedua kesebelasan pada 45 menit pertama pertandingan. Namun pada menit ke-62, Madura FC harus tunduk pada Persis Solo. Tendangan Muhammad Isa tak mampu ditepis penjaga gawang Madura FC Usman Pribadi.

Para pemain Persis Solo semakin percaya diri pada babak kedua usai mencetak gol. Terbukti, berkali-kali serangan cukup membahayakan gawang Madura FC. Pasopati –suporter Persis Solo– juga tak henti-hentinya memberikan dukungan. Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, skor 0-1 tetap tidak berubah.

Pelatih Madura FC Eduard Tjong mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Dia juga menyebut keberuntungan sedang berpihak pada Muh. Sendri Johansyah, penjaga gawang Laskar Samber Nyawa. Sebab beberapa kali tendangan bola dari kaki pemain Madura FC berhasil diselamatkan.

”Pasti kecewa. Kalah di kandang, baru kali ini. Kipernya Persis punya hari saat ini. Semua bola bisa dia dapat,” ungkapnya saat konferensi pers usai pertandingan kemarin.

Hasil mengecewakan tersebut menurutnya menjadi evaluasi bagi tim. Khususnya pemain lini depan. Sehingga bisa mengeksekusi bola ke gawang lawan. Madura FC dijadwalkan kembali bermain di kandang sendiri melawan PSIM Jogjakarta, Rabu (24/7).

Tjong menjelaskan, dari beberapa pemain, hanya sebagian yang punya mental fight. Masalah tersebut akan menjadi bahan perbaikan skuad Madura FC ke depan. Agar bisa lebih tampil maksimal.

”Memang tidak mudah. Akan melawan PSIM Jogjakarta, mereka punya pemain-pemain bagus. Tapi kami bermain di kandang. Bukan jaminan mereka bisa menang,” kata Tjong.

Sementara itu, Asisten Pelatih Persis Solo M. Choirul Huda menyampaikan, di babak pertama, skuadnya lebih bermain hati-hati. Untuk mengantisipasi kehilangan poin dari tim tuan rumah. Hingga di babak kedua peluang yang didapatkan berhasil dimanfaatkan untuk menjadi gol.

Diakui, melawan Madura FC tidak mudah. Apalagi bermain tandang. Meraih poin maksimal patut disyukuri. ”Kemenangan hari ini kami syukuri terlebih dahulu. Hasil kali ini akan menjadi evaluasi kami,” tandasnya.

(mr/bad/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia