Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Sepuluh CJH Tertahan di Asrama Haji

20 Juli 2019, 14: 44: 01 WIB | editor : Abdul Basri

PENUH HARU: Bocah melambaikan tangan pada CJH saat diberangkatkan dari depan Masjid Jamik Sumenep, Minggu (7/7).

PENUH HARU: Bocah melambaikan tangan pada CJH saat diberangkatkan dari depan Masjid Jamik Sumenep, Minggu (7/7). (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Sebanyak 747 calon jamaah haji (CJH) asal Sumenep sudah diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun, masih ada sepuluh orang yang tertahan di Asrama Haji Surabaya. Para jamaah yang belum berangkat merupakan CJH cadangan.

Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep Moh. Rifai Hasyim memastikan, 10 CJH cadangan asal Sumenep dipastikan berangkat tahun ini. Namun, sampai saat ini belum diketahui jadwal keberangkatannya ke Tanah Suci.

”Ada administrasi dari sebagian CJH yang belum rampung. Tapi mereka berangkat tahun ini,” ungkapnya.

Sebagian persyaratan administrasi CJH cadangan sudah lengkap. Namun ada dua CJH yang saat ini belum melengkapi visa. Untuk itu, pemberangkatan kelompok cadangan tersebut ditunda untuk sementara waktu.

”Tinggal dua orang yang belum memegang visa. Kami masih mengurus. Yang lain sudah rampung,” kata Hasyim kemarin (19/7).

Selain dalam proses pengurusan visa, Kemenag Sumenep juga berupaya berkoordinasi terkait jadwal keberangkatan 10 CJH tersebut. Sebab, hingga saat ini para CJH cadangan asal Sumenep itu belum diketahui ketentuan kelompok terbang (kloter).

”Kami masih konfirmasi dengan Kemenag Jawa Timur. Kami usahakan 10 CJH ini bisa tergabung di satu kloter,” pungkasnya. 

(mr/bad/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia