Sabtu, 14 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Pencuri Kabel Pompa Banjir Diamuk Warga

Polisi Buru Pelaku Lain

19 Juli 2019, 14: 28: 53 WIB | editor : Abdul Basri

PETANG: Anggota Polsek Kota melakukan olah TKP pencurian kabel mesin pompa banjir di Desa Gunung Maddah, Sampang, Rabu malam (17/7).

PETANG: Anggota Polsek Kota melakukan olah TKP pencurian kabel mesin pompa banjir di Desa Gunung Maddah, Sampang, Rabu malam (17/7). (RUSYDI ZAIN//RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Entah apa yang ada di benak Hoiri, warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong. Pria 37 tahun itu nekat mencuri kabel mesin pompa banjir di Desa Tanggumong, Sampang, bersama temannya.

Beruntung aksi pencurian kabel mesin pompa banjir itu berhasil digagalkan warga. Hoiri ditangkap warga Desa Gunung Maddah, Sampang, Rabu malam (17/7) sekitar pukul 21.00.

Saat ini pelaku diamankan di Polsek Kota Sampang setelah sempat diamuk oleh warga setempat. Sementara temannya melarikan diri.

Maling kabel yang berjumlah dua orang itu kali pertama ditemukan oleh penjaga mesin pompa banjir Salman Alfarisi. Saat itu kedua pelaku berusaha memotong kabel besar mesin pompa banjir.

Mengetahui itu, Salman kemudian memanggil warga sekitar. Warga lalu mengepung lokasi. Keduanya kemudian digerebek sambil diteriaki maling. Panik, pelaku lalu melompat ke sungai yang ketinggiannya sekitar 10 meter.

”Iya, pelakunya dua. Yang berhasil ditangkap hanya satu,” ungkap Malud, orang tua Salman Alfarisi, saat ditemui di lokasi kejadian.

Aksi pencurian kabel sudah diketahui sejak Sabtu (13/7) oleh anaknya. Sejak itu, Malud bersama anaknya tiap malam intens memantau di sekitar lokasi mesin pompa pengendali banjir.

”Kami sanggong terus tiap malam lokasi itu. Nah, kebetulan semalam pas ada,” ujarnya.

Dijelaskan, ada tiga mesin pompa yang kabelnya dicuri. Diduga, dua pelaku tersebut memotong kabel besar warna hitam itu menggunakan gergaji.

”Kami tidak menemukan gergajinya, kemungkinan dibuang ke sungai. Tiga kabel mesin sudah terputus dan dicuri,” bebernya.

Menurut Malud, satu pelaku tersebut sempat diinterogasi. Pengakuan pelaku, sudah tiga kali mencuri kabel di tempat tersebut. ”Ini sudah ketiga kalinya mencuri di sini, kami berharap pelaku lain segera ditangkap,” harapnya.

Kapolsek Kota Sampang AKP Iqbal Gunawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, setelah mendapat laporan dari warga, anggotanya langsung terjun ke lokasi.

”Alhamdulillah, pencuri kabel yang ditangkap warga berhasil kami amankan ke polsek,” katanya.

Saat ini polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Pihaknya mengejar pelaku lain yang berhasil melarikan diri. ”Masih penyelidikan dan penyidikan. Nanti kalau sudah lengkap akan dirilis langsung oleh Kapolres,” terangnya.

Iqbal menambahkan, saat pelaku ditangkap dan digeledah, ditemukan satu kunci T. Diduga kuat pelaku juga sebagai pelaku curanmor di Sampang. ”Kami akan terus kembangkan hasil keterangan pelaku. Kami juga akan dalami keterlibatan tersangka pada kriminal lain,” janjinya.

Pihaknya meminta dukungan seluruh masyarakat agar pelaku lainnya cepat tertangkap. ”Ini aset negara dan fasilitas umum yang dicuri. Berkaitan dengan kemaslahatan umat pula. Pompa banjir jadi tak berfungsi,” pungkasnya.

(mr/rus/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia