Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Features

IAIN Madura Terima Program Beasiswa dari Bank Indonesia

Demi Wujudkan Mahasiswa Berprestasi

11 Juli 2019, 06: 10: 59 WIB | editor : Abdul Basri

SEMAKIN MAJU: Rektor IAIN Madura Dr. H. Mohammad Kosim, M.Ag. (kanan) bersama Kepala Perwakilan BI Jatim Difi Ahmad Johansyah di Aula IAIN Madura kemarin.

SEMAKIN MAJU: Rektor IAIN Madura Dr. H. Mohammad Kosim, M.Ag. (kanan) bersama Kepala Perwakilan BI Jatim Difi Ahmad Johansyah di Aula IAIN Madura kemarin. (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Share this      

IAIN Madura menjadi salah satu kampus terpilih untuk mendapatkan program beasiswa dari Bank Indonesia (BI). Aktivitas mahasiswa yang dinamis menjadi salah satu penentu.

MOH. ALI MUHSIN, Pamekasan

PULUHAN mahasiswa berkumpul di auditorium IAIN Madura lantai dua kemarin (10/7). Wajah mereka semringah. Mereka merupakan mahasiswa-mahasiswi berprestasi yang berkesempatan menerima program beasiswa dari Bank Indonesia (BI).

KOMPAK: Sejumlah dosen dan pimpinan IAIN Madura berfoto besama rombongan perwakilan BI Jatim dan mahasiswa di Aula IAIN Madura kemarin.

KOMPAK: Sejumlah dosen dan pimpinan IAIN Madura berfoto besama rombongan perwakilan BI Jatim dan mahasiswa di Aula IAIN Madura kemarin. (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Secara simbolis, program beasiswa dari BI tersebut dikemas dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan IAIN Madura. Penandatangan dilakukan oleh Rektor IAIN Madura Dr. H. Mohammad Kosim, M.Ag. dan Kepala Perwakilan BI Jatim Difi Ahmad Johansyah.

 ”Kami mengajukan proposal ke BI agar IAIN mendapatkan program beasiswa. Alhamdulillah diterima dan ini pertama kali ada di IAIN,” terang Kosim.

Menurut dia, untuk mendapatkan program tersebut, ada berbagai persyaratan yang Divisitasi oleh pihak BI. Di antaranya, berkenaan dengan jumlah mahasiswa dan minimal terakreditasi B.

”Mahasiswa-mahasiswa yang boleh ikut adalah dari prodi-prodi yang berkenaan dengan prodi Islam. Di antaranya, akuntansi syariah, perbankan syariah, ekonomi syariah, dan hukum ekonomi syariah,” terangnya.

Setelah dapat respons positif dari BI, IAIN langsung membuka pendaftaran calon penerima beasiswa. Pendaftar berjumlah 148 mahasiswa. Lalu, mereka diseleksi hingga tersisa 80 mahasiswa.

Dari jumlah tersebut, kemudian diseleksi lagi menjadi lima puluh. Penyeleksian itu dilakukan oleh BI. Dia berharap, dengan program beasiswa tersebut, mahasiswa termotivasi untuk berprestasi. ”Terima kasih kepada BI yang telah memberikan program beasiswa kepada mahasiswa IAIN Madura,” ujarnya dengan bangga.

Difi Ahmad Johansyah menjelaskan, tujuan program tersebut adalah mewujudkan generasi muda yang kafah, mandiri, profesional, dan berakhlak. Yaitu, calon-calon generasi rahmatan lil alamin yang bemanfaat bagi bangsa, negara, dan masyarakat.

”Pertimbangan program beasiswa dari BI dikucurkan ke IAIN Madura, di antaranya, saya melihat mahasiswa yang dinamis. Waktu saya ke sini mengapresiasi aktivitas mahasiswa,” ucapnya.

Program tersebut juga bertujuan menciptakan Generasi Baru Indonesia (GenBI) yang baru, aktif, kreatif, dan dinamis. Nanti penerima beasiswa bisa bergabung dengan GenBI di berbagai kampus Indonesia yang juga menerima beasiswa,” jelasnya.

Dia menerangkan, dana program BI tersebut tidak seperti corporate social responscibility (CSR) yang diambilkan dari keuntungan perusahaan. Program beasiswa ini sudah dianggarkan secara khusus. ”Kami berjuang di DPR, alhamdulillah disetujui. Insyaallah akan berlajut ke berbagai universitas lainnya. Selamat untuk IAIN Madura,” tukasnya.

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia