Jumat, 19 Jul 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Sebar Hoaks PKI Dalang Pembunuhan KPPS, Polisi Tangkap Warga Sumenep

09 Juli 2019, 14: 12: 20 WIB | editor : Haryanto

MENYESAL: Tersangka Sucipto difoto sebelum dibui.

MENYESAL: Tersangka Sucipto difoto sebelum dibui. (Humas Polres Sumenep for RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Setelah melakukan penyidikan intensif, Satreskrim Polres Sumenep menjebloskan M Sucipto ke sel tahanan. Sebab, diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks di Facebook pada 9 Mei 2019.

Saat menyebar hoaks di Media Sosial (Medsos), Sucipto menyatakan banyak petugas KPPS meninggal usai pemilu. Pemicunya, terkontaminasi racun syaraf VX yang ada di kertas surat suara.

Warga Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep itu lalu memposting hoaks yang diperoleh dari grup WhatsApp bernama “Eksekulator” tanpa dasar itu ke grup Facebook “Sumenep Baru”.

Tersangka menyebar hoaks tersebut ke medsos agar semua orang membaca postingannya. Dalam postingannya, tersangka menyebut PKI sebagai dalangnya. PKI disebut senang membunuh pribumi.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menuturkan, tersangka ditangkap tim resmob pada Senin (9/7). “Tersangka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara,” katanya.

Ferdian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep menghimbau masyarakat hati-hati menyikapi berita. “Jangan mudah menulis atau menyebar berita yang invalid,” ingatnya. (Rofiqi)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia