Jumat, 19 Jul 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment
Madura United vs PSM Makassar 2-0

Buka Kemenangan melalui sang Mantan

06 Juli 2019, 02: 10: 12 WIB | editor : Abdul Basri

AMANKAN TIGA POIN: Penggawa Laskar Sape Kerrap berselebrasi usai membobol gawang PSM Makassar dalam Shopee Liga 1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, tadi malam (4/7).

AMANKAN TIGA POIN: Penggawa Laskar Sape Kerrap berselebrasi usai membobol gawang PSM Makassar dalam Shopee Liga 1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, tadi malam (4/7). (A. YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Pekan keenam Shopee Liga 1 yang mempertemukan Madura United (MU) kontra PSM Makassar menampilkan tontonan berkelas. Laskar Sape Kerrap membungkam serdadu Juku Eja 2-0.

Kemenangan tuan rumah dibuka melalui gol bunuh diri Benny Wahyudi. Pada menit ke-28, umpan silang Greg Nwokolo membentur mantan pemain MU itu dan bersarang di gawang Rivky Deython Mokodompit.

Tensi permainan semakin panas. Skuad PSM Makassar berusaha mengejar ketertinggalan dengan cara menekan. Namun, sejumlah peluang yang didapat dimentahkan kiper Muhammad Ridho.

Justru, di ujung waktu babak pertama, Juku Eja nyaris kebobolan. Alberto Goncalves Da Costa berhasil lolos dari kepungan pemain tim tamu. Namun, peluang emas itu tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.

Skor 1-0 untuk kemenangan MU bertahan sampai turun minum. Babak kedua permainan berjalan semakin panas. Skuad PSM Makassar lebih agresif dan menekan. Berkali-kali mendapat peluang emas.

Namun, Muhammad Ridho kembali menjelma menjadi mimpi buruk tim tamu. Justru, tim besutan Dejan Antonic bermain cantik dan berhasil menguasai bola.

Pada menit ke-52, giliran Beto menjadi mimpi buruk bagi PSM Makassar. Shooting keras dari kiri gawang tidak berhasil dibendung kiper Rivky Deython Mokodompit. Skor 2-0 berubah untuk kemenangan MU.

Tensi permainan semakin panas. Pada menit ke-74 kiper andalan MU terpaksa harus ditandu keluar lapangan. Dia cedera pasca benturan keras dengan salah satu pemain PSM Makassar.

Kesalahan muncul dari pemain MU, Marckho Sandy Meraudje pada menit ke-86. Bola menyentuh tangannya di kotak terlarang. Wasit Faulur Rosy mengganjar dengan penalti.

Sayang, kesempatan emas itu kembali gagal dimanfaatkan. Marc Anthony Klok sebagai eksekutor gagal mengemban amanah. Tendangannya terlalu menyamping.

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic mengatakan, secara teknik, tim besutannya unggul. Bahkan, skuad Juku Eja menguasai pertandingan sejak menit awal.

Namun, peluang yang dimiliki gagal berbuah gol. Bahkan, penalti juga tidak berhasil pecah telur. ”Selamat kepada Madura United,” katanya.

Pelatih MU Dejan Antonic bersyukur atas kemenangan yang diraih. Tim besutannya bermain secara kompak dan mampu memanfaatkan peluang menjadi gol.

Dejan berharap, tren positif itu berlanjut karena kedua tim akan bertemu kembali pada Minggu (7/7) dalam laga Piala Presiden 2019. Persiapan fisik harus lebih maksimal. ”Hari Minggu pertandingan sangat penting,” ungkap dia. 

(mr/pen/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia