Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Kemenag Imbau CJH Tidak Panik

Visa Belum Keluar

05 Juli 2019, 14: 44: 40 WIB | editor : Abdul Basri

JELANG PEMBERANGKATAN: Ratusan calon jamaah haji asal Bangkalan saat mengikut kegiatan manasik haji masal, Rabu (3/7).

JELANG PEMBERANGKATAN: Ratusan calon jamaah haji asal Bangkalan saat mengikut kegiatan manasik haji masal, Rabu (3/7). (A. YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Calon jamaah haji (CJH) asal Bangkalan tinggal menunggu pemberangkatan. Sesuai jadwal, mereka berangkat Minggu (7/7) dan Senin (8/7) mendatang. Namun, satu hari mereka bermalam di asrama haji Surabaya.

Administrasi pemberangkatan sudah lengkap. Hanya tinggal visa saja yang belum keluar. Kendati demikian, mereka diimbau untuk tidak panik.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Bangkalan Wafir menyebut, sebanyak 641 CJH asal Bangkalan dipastikan berangkat. Untuk kloter 8 berangkat Minggu (7/7). Tetapi, Senin (8/7) baru berangkat ke Tanah Suci. Begitu pun kloter 9 berangkat dari Bangkalan Senin (8/7), kemudian Selasa (9/7) baru terbang.

”Satu hari bermalam di asrama haji Surabaya. Disarankan untuk istirahat penuh. Karena di pesawat itu kurang lebih 10 jam,” kata dia kemarin (4/7).

Mengenai visa memang belum keluar, kata Wafir, jamaah tidak perlu panik. Sebab, pihaknya memastikan pasti keluar. Hanya, untuk urusan visa bukan urusan Kemenag Bangkalan, melainkan pemerintah pusat. ”Kami tidak tahu. Memang belum keluar. Tapi jamaah tidak perlu panik,” ujarnya.

Berkaca pada tahun sebelumnya, setiap kali pemberangkatan ada satu dua jamaah belum keluar visanya. Tetapi, bukan berarti mereka gagal menunaikan ibadah haji. Mereka tetap berangkat, hanya tertunda sebentar lalu dibarengkan dengan kloter berikutnya.

”Sampai menunggu visa itu keluar, mereka tetap diikutkan ke kloter berikutnya. Makanya, kami pastikan tetap berangkat,” tegasnya.

Pihaknya selalu menyampaikan kepada jamaah untuk tidak berhenti berdoa. ”Semoga keluar semua. Lagi-lagi tidak perlu panik,” sambungnya.

Yang terpenting sekarang ini jamaah menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Kemudian, nanti ketika sudah tiba di Tanah Suci, perbanyak minum air. Sebab, di sana cuacanya sangat panas. ”Sekarang di sana mencapai 48 Celsius. Panas sekali,” pungkasnya.

(mr/daf/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia