Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Madura Events

HUT Ke-20, JPRM Gelar Seminar Pendidikan Karakter

Panitia Batasi Hanya 300 Peserta

04 Juli 2019, 18: 15: 14 WIB | editor : Abdul Basri

HUT Ke-20, JPRM Gelar Seminar Pendidikan Karakter

Share this      

BANGKALAN – Jawa Pos Radar Madura (JPRM) tahun ini genap berumur 20. Berbagai acara akan digelar untuk menyemarakkan momen hari ulang tahun (HUT) tersebut. Salah satunya adalah seminar pendidikan karakter.

Seminar nasional bertajuk Arabat Basa, Ajaga Tengka ini akan dilaksanakan di Aula STKIP PGRI Bangkalan Rabu (17/7). JPRM bakal menghadirkan tiga narasumber. Yang pertama adalah Dr. Hadi Suyono, sosiolog sekaligus dosen psikologi Universitas Ahmad Dahlan Jogjakarta. Hadi merupakan seorang peneliti dan penulis buku berjudul Merawat Perdamaian.

Narasumber kedua adalah sastrawan yang juga redaktur majalah sastra Horison Mahwi Air Tawar. Pria kelahiran Sumenep ini banyak mengamati masalah kebudayaan dan menulis beberapa buku. Antara lain, Mata Blater, Taneyan, Pengembaraan Perjumpaan Puisi, dan Karapan Laut.

Pemimpin Redaksi (Pemred) JPRM Lukman Hakim AG. juga akan memaparkan materinya dalam seminar tersebut. Selain sebagai wartawan, dia menulis menggunakan bahasa Madura. Buku yang telah diterbitkan adalah kumpulan puisi Sagara Aeng Mata Ojan dan Cengkal Burung serta kumpulan cerpen Madura Oreng-Oreng Palang.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto menjelaskan, seminar ini akan mendedahkan masalah pendidikan karakter melalui pendekatan budaya. Khususnya melalui penerapan bahasa dan sastra Madura.

Menurut dia, narasumber seminar ini terbilang komplet. Hadi Suyono merupakan dosen yang juga seorang peneliti. Mahwi Air Tawar merupakan sastrawan yang banyak mengamati khazanah sastra Madura. Sementara Lukman Hakim AG., selain wartawan, dia merupakan penulis berbahasa Madura.

”Bahasa dan sastra Madura memiliki nilai luhur yang penting diajarkan kepada generasi muda. Termasuk penerapan pendidikan karakter,” jelas mantan koordinator liputan (Korlip) JPRM itu.

Lebih lanjut Sugianto memaparkan, seminar ini terbuka untuk umum. Sangat cocok bagi guru bahasa Indonesia, guru bahasa daerah, dan guru bimbingan konseling (BK). Materi seminar ini juga bisa diikuti mahasiswa pendidikan bahasa dan BK serta siswa.

Sugianto menyarankan, masyarakat segera mendaftar untuk menjadi peserta. Panitia hanya akan menerima 300 pendaftar pertama. Cukup membayar Rp 100 ribu untuk bisa menjadi peserta. ”Buruan sebelum pendaftaran ditutup. Silakan hubungi nomor 081235908606 atau 087850555913,” sarannya.

Seminar ini didukung STKIP PGRI Bangkalan beserta Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMABA) kampus di Jalan Soekarno-Hatta, Bangkalan, itu. Dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan dan Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur Wilayah Bangkalan.

Selain seminar nasional ini, JPRM akan menggelar sejumlah acara dalam semarak HUT ke-20. Kegiatan-kegiatan itu bernilai pendidikan, sosial, dan hiburan di seluruh wilayah Madura. Mulai Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep.

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia