Jumat, 19 Jul 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment
PSM Makassar vs Madura United

Melawan Lelah dan Ambisi Tuan Rumah

30 Juni 2019, 15: 16: 15 WIB | editor : Abdul Basri

SIAP BERMAIN: Aleksandar Rakic dan  Alberto Goncalves saat merayakan gol beberapa waktu lalu.

SIAP BERMAIN: Aleksandar Rakic dan Alberto Goncalves saat merayakan gol beberapa waktu lalu. (A. YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Share this      

  PAMEKASAN – Rekor pertemuan PSM Makassar dengan Madura United relatif seimbang. Dari empat pertemuan sebelumnya, kedua tim sama-sama meraih dua kemenangan. Hanya, Laskar Sape Kerrap kalah dalam produktivitas gol.

Juku Eja, julukan PSM Makassar, mencetak delapan gol ke gawang Madura. Sementara Greg Nwokolo dkk baru lima kali membobol gawang PSM. Semua gol PSM dicetak di kandangnya sendiri.

Madura memiliki catatan pahit saat tandang ke markas PSM. Dua kali tim besutan Dejan Antonic dipermalukan di di Stadion Andi mattalatta, Mattoangin, Makassar. Bahkan, pada November 2017, Madura United kalah telak dengan skor 6-1.

Pada leg pertama semifinal Piala Indonesia tersebut, tuan rumah berambisi mengulang catatan manis tersebut. PSM tak ingin malu lagi usai kandas di AFC Cup. Hanya dengan gelar Piala Indonesia, Pasukan Ramang, julukan lain PSM, bisa mengakhiri puasa gelar selama 18 tahun silam. 

Hal itu ditegaskan Pelatih PSM Darije Kalezic. Menurut dia, laga tersebut sangat penting. Karena itu, ia menjanjikan akan memainkan permainan terbaiknya. ”Laga ini adalah kandang kita. Tentu harus bisa meraih hasil maksimal besok (hari ini, Red),” ucapnya kemarin (29/6). 

Pelatih asal Bosnia itu menerangkan akan menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Termasuk, kembali memprioritaskan tenaga Bayu Gatra yang merupakan eks pilar Madura United tiga musim sebelumnya.

Kontribusi pemain asal Jember tersebut akan berguna menerobos kelemahan Madura. ”Dia (Bayu, Red) ada dalam skuad. Dia mengerjakan kerja yang bagus dan beradaptasi dengan tim juga. Namun, dia tetap harus berkompetisi dengan Zulham untuk posisi yang sama. Yang paling siap lah yang akan bermain,” ujarnya. 

Sementara itu, pelatih Dejan Antonic menyadari, menghadapi PSM bukan perkara mudah. Lebih-lebih itu bermain di depan pendukung fanatiknya. ”Saya senang sekali. Karena sejatinya kalau main di sini (Makassar) pertandingan cukup bagus dan panas. Kita senang sekali melawan tim dengan materi pemainnya sangat bagus,” jelas Dejan. 

Selain ambisi tuan rumah, anak-anak Madura juga harus melawan ancaman kelelahan. Perjalanan jauh bisa menguras stamina Andik Vermansyah dkk. Terlebih, jadwal cukup mepet. Sebab, Madura baru saja menjalani dua laga melawan Persebaya Surabaya dengan jarak yang sangat dekat.

Hal itu mendapat perhatian Presiden Klub Ahsanul Qosasi. Pria asal Sumenep tersebut berharap Madura tetap tampil maksimal. ”Tetap semangat guys. Saya tahu kalian lelah. Tapi, keadaan membuat seperti ini. Jalankan tugas kalian dengan ikhlas tanpa keluhan. Semoga memberikan keindahan,” tulisnya di akun Instagram-nya. (fajar)

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia