Jumat, 19 Jul 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Caleg PPP Lengkapi Bukti Kecurangan

Optimistis Menangi Sengketa PHPU

26 Juni 2019, 17: 55: 25 WIB | editor : Abdul Basri

Caleg PPP Lengkapi Bukti Kecurangan

Share this      

PAMEKASAN – Sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) akan dimulai awal Juli mendatang. Caleg PPP Pamekasan Ubaidillah melengkapi dokumen yang dijadikan bukti materi di persidangan.

Haidar Ansori selaku pendamping Ubaidillah dalam sengketa PHPU ke Mahkamah Konstitusi (MK) optimistis gugatannya dikabulkan. Beberapa bukti materi disiapkan untuk dibeberkan di hadapan majelis hakim. Di antaranya, daftar hadir pemilih di TPS 25 dan 26 Desa/Kecamatan Kadur.

Di TPS tersebut diduga ada pemilih yang tidak ada orangnya, tetapi daftar hadir tercontreng. Kemudian, pernyataan dari pemerintah desa bahwa sekitar 26 orang yang daftar hadirnya tercontreng dipastikan berada di luar daerah. Bahkan, ada sebagian yang meninggal. ”Bukti-bukti kami siapkan,” katanya kemarin (25/6).

Terbaru, Ubaidillah menyiapkan data hasil rekapitulasi tingkat tempat pemungutan suara (TPS) atau form C1. Data tersebut menyangkut perolehan seluruh partai politik di dapil 4 Pamekasan yang meliputi Kecamatan Kadur, Pegantenan, dan Pakong.

Haidar menyampaikan, sidang akan digelar pada 1–9 Juli. Persiapan dilakukan secara matang. Dia optimistis mejelis hakim mengabulkan tuntutan yang diajukan. ”Tuntutan kami, gelar PSU (pemungutan suara ulang),” ujarnya.

Mantan aktivis PMII itu menyampaikan, dugaan kecurangan itu sempat diklarifikasi oleh Bawaslu Pamekasan. Badan pengawas turun ke lapangan untuk memastikan dugaan pemilih siluman tersebut. Hasilnya, ada beberapa nama yang terdaftar sebagai pemilih tercontreng. Sementara orang tersebut tidak ada di tempat. ”Bawaslu tidak bisa merekomendasi PSU karena temuan itu setelah 10 hari dari pemilihan,” katanya.

Berdasarkan regulasi, PSU bisa dilakukan maksimal 10 hari pasca pemilihan. Dengan demikian, Bawaslu Pamekasan menyarankan agar persoalan tersebut diajukan ke MK.

Selain menempuh jalur hukum, Ubaidillah melaporkan dugaan pergeseran suara ke DPP PPP. Majelis pembina PPP segera menyidang persoalan internal itu. Selain dugaan kecurangan, diduga ada pergeseran suara Ubaidillah ke caleg lain di internal PPP. Namun karena persoalan internal, penyelesaiannya dilaksanakan di partai. ”Keputusan partai bagaimana, tergantung nanti,” katanya.

Anggota KPU Pamekasan Divisi Teknis Penyelenggaraan Amiruddin menuturkan, pihaknya menyiapkan segala kebutuhan PHPU. Beberapa materi yang akan dibawa ke persidangan juga dipersiapkan. ”Sejak kami dilantik, memang langsung menyiapkan PHPU,” tandasnya.

(mr/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia