Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Belum Bisa Tentukan Penetapan Caleg Terpilih

KPU Masih Fokus Hadapi PHPU

25 Juni 2019, 18: 22: 35 WIB | editor : Abdul Basri

FORMASI LENGKAP: Ketua KPU Sampang Addy Imansyah (tengah) didampingi empat komisioner Taufiq Rizqon (kiri), M. Syamsul Arifin (dua dari kiri), Siti Aisah (dua dari kanan), dan Alyanto.

FORMASI LENGKAP: Ketua KPU Sampang Addy Imansyah (tengah) didampingi empat komisioner Taufiq Rizqon (kiri), M. Syamsul Arifin (dua dari kiri), Siti Aisah (dua dari kanan), dan Alyanto. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Para calon anggota legislatif (caleg) terpilih 2019–2024 harus sedikit bersabar. Sebab, saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang belum menentukan kapan akan melakukan pleno penetapan caleg terpilih. Sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) menjadi faktor menyebab belum bisa diputuskannya jadwal penetapan caleg.

Komisioner KPU Sampang Divisi Hukum dan Penindakan M. Syamsul Arifin mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan bahan-bahan materi untuk PHPU di Mahkamah Konstitusi (MK). Secara prinsipil KPU Sampang siap untuk menyampaikan apa yang disengketakan. Sebab, proses jalannya demokrasi di Kota Bahari sudah sesuai prosedur.

Menurut dia, PHPU ini berdampak sistemik. Jadwal penetapan caleg terpilih jadi tertunda. Sebab, salah satu yang mengajukan sengketa yakni caleg tingkat kabupaten. Seandainya tidak ada caleg kabupaten yang mengajukan sengketa, proses penetapan caleg sudah bisa dilakukan.

Karena itulah, dia meminta agar semua pihak bersabar menunggu hingga MK memutuskan hasil sengketa. Diperkirakan sengketa tuntas pada pertengahan Juli mendatang. ”Sampai saat ini MK belum menerbitkan register sengketa pemilu legislatif. Jadwalnya itu 1 Juli,” jelasnya kemarin (24/6).

Sampang termasuk salah satu kabupaten di Indonesia yang menjadi objek sengketa Pemilu 2019. Gugatan tersebut sudah disampaikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar ke MK.

Ketua KPU Sampang Addy Imansyah mengatakan, meski MK belum menerbitkan register sengketa, pihaknya sudah mendapat informasi bahwa Partai Golkar dan PKB mengajukan gugatan atas pelaksanaan pemilu di Sampang. Partai Golkar melayangkan gugatan terkait hasil pemilu DPRD Sampang di daerah pemilihan (dapil) III.

Sementara PKB mengajukan gugatan hasil pemilu DPRD Jawa Timur. ”Untuk hasil pemilihan presiden, sampai saat ini belum ada gugatan untuk Sampang,” kata Addy. 

(mr/mam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia