Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Pembahasan PAK Terancam Molor

Eksekutif Ajukan Naskah Bulan Depan

25 Juni 2019, 18: 20: 58 WIB | editor : Abdul Basri

PUTHUT BUDI SANTOSO: Sekretaris Kabupaten Sampang

PUTHUT BUDI SANTOSO: Sekretaris Kabupaten Sampang (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Pembahasan perubahan anggaran keuangan (PAK) 2019 terancam molor. Pasalnya, sampai saat ini Pemkab Sampang belum menyerahkan naskah rancangan APBD perubahan itu ke DPRD.

Ketua DPRD Sampang Juhari mengutarakan, pihaknya belum memulai pembahasan PAK 2019. Banyak faktor yang menyebabkan belum dilakukan pembahasan. Selain karena belum tersedia draf APBD perubahan dari pemkab, saat ini legislatif sibuk dengan urusan lain.

”DPRD ini dari Juni, Juli hingga Agustus sudah padat agenda,” kata Juhari kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (24/6). ”Lagi pula, pelaksanaan APBD murni saja molor, kok sudah mau bahas PAK,” ujarnya.

Ada kemungkinan pembahasan PAK molor. Sebab, jabatan wakil rakyat periode 2014–2019 tinggal sebentar lagi. Pada Agustus mendatang, tugas mereka purna dan akan diganti oleh dewan yang baru, periode 2019–2024.

Otomatis pimpinan DPRD beserta alat kelengkapan DPRD juga akan berubah. Lazimnya, perubahan pimpinan dan alat kelengkapan DPRD akan memengaruhi kinerja. Wakil rakyat yang baru terpilih masih perlu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di interal DPRD.

Juhari memastikan pembahasan PAK tidak akan selesai di era kepemimpinannya. Menurut dia, sisa periode kepemimpinan di DPRD hanya bisa memulai pembahasan PAK. Sementara proses penetapannya harus menunggu dewan yang baru.

”Kalau dewan yang lama kemungkinan hanya bisa membahasnya. Untuk penetapannya menunggu dewan yang baru. Kalau berkaca pada tahun lalu, pengesahan PAK APBD itu Oktober,”  paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekkab Sampang Puthut Budi Santoso mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyusun draf PAK. Penyusunan tidak tuntas karena masih menunggu hasil dari pendapatan asli daerah (PAD).

Dalam waktu dekat draf tersebut sudah akan diserahkan ke DPRD. ”Insyaallah bulan Juli sudah kami serahkan ke DPRD,” kata Puthut.

Pihaknya memastikan, saat ini belum terhitung molor. Sebab, pelaksanaan PAK itu tiga bulan terakhir dari tahun anggaran. Artinya, masih ada sisa waktu yang cukup panjang untuk membahas PAK. ”Pelaksanaan PAK itu dari Oktober sampai Desember,” tandasnya. 

(mr/mam/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia