Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Petugas Harus Lebih Intens Patroli

Pita Penggaduh Tak Surutkan Bali

24 Juni 2019, 18: 57: 39 WIB | editor : Abdul Basri

LENGANG: Pengendara motor melintas di Jalan Kabupaten yang sering dijadikan lokasi balapan liar.

LENGANG: Pengendara motor melintas di Jalan Kabupaten yang sering dijadikan lokasi balapan liar. (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Balapan liar (bali) di Jalan Kabupaten masih sering terjadi. Satlantas sudah sering melakukan patrol, tapi tidak membuat mereka jera. Mereka sangat pintar mencari celah dan kelengahan petugas untuk menggeber kendaraannya.

Aksi membahayakan tesebut sering kali dilakuan di Jalan Kabupaten pada malam hari. Tak pelak, banyak warga dan pengendara lain mengeluh. Aparat kepolisian diminta lebih intens untuk melakukan patroli.

”Kami berharap agar satlantas lebih agresif untuk melakukan patrol dan menindak mereka. Sebab, kami sering terganggu dengan aksi mereka,” kata Suryadi, warga asal Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan, kemarin (23/6).

Biasanya, lanjut Adi, mereka melakukan aksi pada Kamis malam dan Sabtu malam. Sering juga di luar malam tersebut. Karena itu, dia meminta agar satlantas tiap malam berpatroli mencegah balapan liar tersebut.

”Kalau bisa setiap malam ada petugas khusus yang berjaga-jaga agar mereka tidak melakukan balapan liar,” pintanya.

Sementara itu, Ahmad Ruslan, mengaku senang melakukan balapan liar di lokasi tersebut.  Sebab tidak ada lokasi lain yang layak untuk ditempati. ”Senang saja dan jalan ini ada di wilayah perkotaan, jadi enak sambil nongkrong,” kata pria asal Kecamatan Palengaan tersebut yang mengaku balapan di jalan itu.

Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Didik Sugiarto mengaku telah intens berpatroli di kawasan tersebut. Namun, diakuinya, para pembalap liar memang sering melakukan aksinya saat petugas tidak ada.

Kendati demikian, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. Pihaknya juga berjanji akan menindak tegas mereka. Apalagi jika tidak membawa dan memiliki surat kendaraan bermotor.

”Di Jalan Kabupaten sudah diberi pita penggaduh sebagai upaya agar pengendara tidak ngebut apalagi melakukan balapan liar,” tukasnya. 

(mr/sin/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia