Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Berita Kota

Sepuluh Paket Belum Digarap

Proyek Jalan Provinsi di Madura 2019

24 Juni 2019, 14: 43: 04 WIB | editor : Abdul Basri

BERSAHAJA: Kepala Dinas PU dan Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi.

BERSAHAJA: Kepala Dinas PU dan Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi. (BAHRUL ULUM/RadarMadura.id)

Share this      

SURABAYA – Panjang jalan provinsi se-Madura 138,90 kilometer. Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan memperbaiki jalan sepanjang 22,9 kilometer. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 76.596.466.000.

Anggaran puluhan miliar rupiah tersebut terbagi sebelas paket dalam tiga item. Pertama, rekonstruksi dan pelebaran jalan sepanjang 12,5 kilometer. Kegiatan ini dianggarkan Rp 62.510.516.000. Terbagi atas empat paket. Meliputi 4 kilometer ruas jalan Kota Sampang–Ketapang dengan anggaran Rp 20 miliar. Kemudian, untuk 2,5 kilometer jalan Kota Sampang–Omben (DAK) senilai Rp 12.510.516.000.

Selain itu untuk 4 kilometer jalan Kota Pamekasan–Sotabar sebesar Rp 20 miliar. Juga untuk 2 kilometer jalan Kota Sumenep–Pantai Lombang dengan anggaran Rp 10 miliar.

Item kedua berupa pemeliharaan berkala jalan sepanjang 2,2 kilometer dengan anggaran Rp 5.585.930.000. Anggaran ini untuk 1 kilometer jalan yang menghubungkan Kota Sampang–Ketapang Rp 2.623.987.000 dan 1,2 kilometer jalan Kota Pamekasan–Sotabar Rp 2.961.943.000.

Item ketiga pengerasan bahu jalan dan bangunan pelengkap sepanjang 8,2 kilometer sebesar Rp 8,5 miliar. Anggaran ini terbagi atas lima paket. Yakni, 1,1 kilometer jalan Kota Sampang–Omben Rp 1 miliar, 2,1 kilometer jalan Kota Sampang–Ketapang Rp 2 miliar, dan 2,1 kilometer Jalan Stadion dan Jalan Nyalaran Rp 2 miliar. Lalu, 1,1 kilometer jalan Kota Sampang–Kota Pamekasan Rp 1 miliar dan 1,8 kilometer Jalan Imam Bonjol dan Jalan Gapura Rp 2,5 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi menarget penuntasan jalan provinsi di Madura selesai tahun ini, agar semua jalan bagus dan lebar. Sampai saat ini satu paket DAK Kota Sampang–Omben sudah dilelang dan proses pengerjaan.

Sepuluh paket lainnya masih proses lelang dan masuk tahap akhir. Pihaknya menargetkan Juli semua lelang sudah rampung dan dilakukan teken kontrak. Jadi, dapat langsung dikerjakan.

Pada saat pelaksanaan pengerjaan proyek bakal dilakukan pengawasan secara intens oleh konsultan pengawas dan PPK. Dengan demikian, rekanan berhati-hati dan menggarap pekerjaan dengan baik.

Dinas PU bina marga juga akan melakukan monitoring setiap progres pengerjaan. Jika ada pekerjaan kurang baik akan memerintahkan rekanan untuk memperbaiki. ”Kontraktor pelaksana tidak dibiarkan begitu saja,” paparnya.

Dia berpesan rekanan bertanggung jawab melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak. Dengan begitu, tidak ada pemberhentian pekerjaan atau putus kontrak. ”Semua pekerjaan harus sesuai RAB dan rampung tepat waktu,” pesannya.

Dia mengakui, tidak semua jalan provinsi di Madura tergarap tahun ini. Peningkatan, perbaikan, dan pelebaran akan dilakukan secara bertahap, bergantung dengan besaran anggaran.

Panjang jalan provinsi di Madura 138,90 kilometer. Lebar jalan bervariasi, mulai 4 meter, 6 meter, 7 meter, dan lebih 7 meter. Tahun 2017 sudah dilakukan peningkatan, perbaikan, dan pelebaran jalan sekitar 15 kilometer. Tahun berikutnya sekitar 20 kilometer. Tahun ini 22,9 kilometer.

Ke depan, 138,90 kilometer jalan provinsi di Madura tertangani semua. Itu untuk memperlancar arus lalu lintas dan mengurangi kecelakaan. ”Jalan provinsi di Madura memang menjadi atensi kami agar kondisinya bagus dan lebar,” tutupnya.

(mr/bam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia