Sabtu, 14 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Kapolres Bantu Pengidap Jantung Bocor

22 Juni 2019, 15: 19: 13 WIB | editor : Abdul Basri

PEDULI: Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengusap kening Kholilur Rohman, pengidap jantung bocor di kediamannya kemarin petang.

PEDULI: Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengusap kening Kholilur Rohman, pengidap jantung bocor di kediamannya kemarin petang. (DARUL HAKIM/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Kondisi Kholilur Rohman, bayi tiga bulan pengidap jantung bocor mengetuk hati pembaca Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Salah satunya Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan yang menjenguk ke rumahnya kemarin (21/6). Kedatangan Boby ke Dusun Pangkandeng, Desa Duwek Buter, Kecamatan Kwanyar, itu juga untuk memberikan bantuan.

Boby mengatakan, pihaknya mendatangi kediaman Kholilur Rohman karena iba. Kebetulan, kata Boby, kondisi ekonomi keluarga Kholilur Rohman kelas menengah ke bawah. Sehingga, tidak ada biaya untuk berobat. ”Mudah-mudahan sedikit meringankan beban orang tuanya. Semoga bermanfaat untuk kesehatannya,” ujarnya kepada JPRM.

Perwira menengah berpangkat dua melati emas di pundaknya itu menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk perayaan HUT Ke-73 Bhayangkara. Dia berharap Polri semakin dekat kepada masyarakat dan bisa meringankan beban warga yang membutuhkan bantuan. ”Kami sudah sampaikan dan meminta supaya bayi Kholilur Rohman mendapat perawatan intensif,” tegasnya.

Rombongan disambut haru keluarga karena tidak disangka akan didatangi orang nomor satu di Polres Bangkalan itu. Kepada Kapolres, Romlah, ibu Kholilur menceritakan kondisi putranya. ”Kami memang tidak punya biaya untuk berobat,” tuturnya.

Tiba-tiba air mata ibu muda itu mengalir deras. Perasaan sedih dan senang bercampur menjadi satu. Sambil sesegukan dia tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih. Pihaknya sesegera mungkin akan membawa putranya berobat.

”Terima kasih banyak, Pak. Terima kasih. Kami sangat senang didatangi Kapolres dan diberi bantuan,” ujarnya.

Istri Samhaji itu menuturkan, Kamis (20/6) penyakit putranya kambuh. Karena tidak tega, maka dibawa ke Puskesmas Kwanyar meskipun tidak memiliki uang. Namun ketika hendak akan diuap, dia memilih putar balik.

”Karena tidak punya uang saya pulang. Padahal tidak tega melihat kondisi anak saya yang napasnya tersendat-sendat,” ceritanya sambil mengusap air matanya.

Kunjungan Kapolres didampinggi Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan, Kabag Sumda Kompol Abd. Cholik, Kasatlantas AKP Danu Aninditho Kuncoro Potro, dan Kasat Intel Iptu Akhmad Junaidi. 

(mr/rul/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia