Sabtu, 07 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Kinerja Polisi Disorot, Penanganan Kasus Penembakan Lamban

22 Juni 2019, 01: 28: 27 WIB | editor : Abdul Basri

TAK TERUNGKAP: Korban penembakan saat dirawat di rumah sakit Nindhita Kota Sampang beberapa waktu lalu.

TAK TERUNGKAP: Korban penembakan saat dirawat di rumah sakit Nindhita Kota Sampang beberapa waktu lalu. (RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Tindak lanjut kasus penembakan yang menimpa Muzakkar, 47, pengusaha periuk asal Desa Pacanggaan, Kecamatan Pangarengan, tak jelas. Pelakunya belum terungkap hingga saat ini.

Bahkan, polisi belum menemukan selongsong peluru yang digunakan oleh pelaku. Tak pelak, sejumlah pihak menilai pengungkapan kasus penembakan di Sampang lamban.

Koordinator Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) Sampang Sidik menilai, pengungkapan kasus oleh polres, khusus penembakan, sangat lamban. Sudah hampir satu bulan penembakan yang menimpa Muzakkar.

”Selongsong peluru saja yang menjadi bukti awal kasus tersebut tak ditemukan, sangat lamban,” katanya kemarin (20/6).

Aparat kepolisian semestinya bergerak cepat dalam menangani kasus tersebut. Sebab, di Kabupaten Sampang sudah banyak terjadi kasus penembakan serupa. ”Kasus penembakan ini mestinya jadi atensi khusus bagi polisi di Sampang,” ujarnya.

Menanggapi itu. Kasatreskrim Polres Sampang AKP Subiyantana membenarkan sampai saat ini pihaknya belum bisa mengungkap pelaku. Polisi juga belum menemukan selongsong yang digunakan pelaku. ”Selongsongnya juga belum kami temukan,” akunya.

Meski demikian, Subiyantana terus berupaya untuk mengungkap kasus penembakan tersebut. Pencarian terhadap selongsong peluru yang digunakan pelaku terus dilakukan.

”Khawatir selongsong pelurunya tertancap ke apa sehingga tidak bisa kami deteksi,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kasus penembakan terhadap pengusaha periuk tersebut terjadi pada Kamis (23/5) sekitar pukul 18.40. Saat itu korban hendak berangkat untuk salat tarawih. Tiba-tiba ada sepeda motor yang dinaiki dua orang menembakkan senjata api.

Akibatnya, korban terkena peluru panas di bagian kelingking kanan dan menembus ke paha atas bagian kiri. Korban langsung dirawat di rumah sakit dan sekarang kondisinya sudah pulih. 

(mr/rus/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia