Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Toko Modern Belum Jual Produk IKM

Disperdagprin Berdalih Terkendala Katalog

17 Juni 2019, 15: 37: 26 WIB | editor : Abdul Basri

SEPI: Seorang anak memilih snack di rak toko modern Indomaret di Jalan Jamaluddin Sampang.

SEPI: Seorang anak memilih snack di rak toko modern Indomaret di Jalan Jamaluddin Sampang. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Produk industri kecil menengah (IKM) seharusnya sudah nangkring di rak toko modern. Namun, sekarang rencana tersebut belum terealisasi. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang berdalih dalam tahap penyusunan katalog.

Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Disperdagprin Sampang Moh. Irwan Ferdiawan mengatakan, pihaknya merencanakan setelah Lebaran produk IKM sudah dijual di toko modern. Namun, rencana tersebut terhambat lantaran pihak toko modern meminta katalog produk yang akan dijual.

Saat ini katalog itu sudah rampung. Pihaknya sudah menyerahkan kepada pihak toko. Selanjutnya, pihak toko menyediakan rak khusus untuk produk IKM. ”Sekarang kita menunggu rak yang akan diisi produk IKM. Kesepakatannya, kita disiapkan satu rak khusus untuk menampung produk IKM,” katanya kemarin (16/6).

Kendati begitu, tidak semua produk IKM bisa dipajang di dalam toko modern. Pihak toko modern memberikan standardisasi produk yang bisa diperjualbelikan. Berdasarkan katalog yang sudah disusun, terdapat 15 produk IKM yang akan dijual di toko modern. Belasan produk tersebut sudah memenuhi standar yang diinginkan toko modern.

Di antara standar yang diinginkan toko modern, yakni produk tersebut bersertifikat halal, lulus uji nutrisi, dan memiliki izin pangan industri rumah tangga (PIRT). Di samping itu, label produk bukan tempelan, tapi sudah menyatu dengan kemasannya. ”Biasanya produk di daerah label produk banyak yang di-print kemudian ditempel,” ungkapnya.

Pihak toko modern juga menolak produk sejenis yang dijual di Indomaret. Untuk itu, pihaknya memastikan bahwa produk yang masuk katalog merupakan produk lokal dan tidak sama dengan yang dijual di toko modern. ”Kami menyiapkan 15 hingga 20 produk IKM yang siap dijual di toko modern. Misalnya brownis singkong, rengginang singkong, dan jagung, kerupuk olahan ikan, abon ikan, dan beberapa produk minuman,” terangnya.

Sementara produk tersebut akan dijual di Indomaret Jalan Wachid Hasyim. Jika berhasil, pihaknya akan mengembangkan ke seluruh Indomaret di Madura. Kemudian, merambah ke toko serta pasar modern lainnya.

”Target kami bulan depan, produk IKM sudah bisa dijual di toko modern. Kita masih nunggu rak untuk tempat produk IKM dari pihak Indomaret. Nanti juga akan kembangkan ke toko dan pasar modern di daerah Sampang,” tukasnya. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia