Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Blangko Kosong, Dispenduk Keluarkan Suket

17 Juni 2019, 15: 31: 19 WIB | editor : Abdul Basri

PUSAT PELAYANAN: Warga mengurus dokumen kependudukan di kantor Dispendukcapil Sumenep Jumat (14/6).

PUSAT PELAYANAN: Warga mengurus dokumen kependudukan di kantor Dispendukcapil Sumenep Jumat (14/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Persediaan blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep kembali kosong. Kekesongan itu terjadi sejak beberapa bulan ini. Akibatnya, banyak warga yang tidak bisa dilayani saat mengurus e-KTP.

Kasi Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Sumenep Supardi mengatakan, sebelum pemilu pihaknya mendapatkan 36 ribu blangko e-KTP dari pemerintah pusat. Tiga puluh ribu blangko digunakan untuk penerbitan e-KTP baru. Sisanya untuk pengganti e-KTP yang rusak dan hilang.

 Saat ini persediaan blangko sudah habis. Untuk sementara, pemohon diberi surat keterangan (suket) sebagai pengganti e-KTP. ”Stok blangko e-KTP sudah kosong sejak beberapa bulan lalu. Sebagai penggantinya, kami mengeluarkan suket,” ucapnya kemarin (16/6)..

Suket itu bisa dipergunakan untuk kepentingan publik. Misalnya, perbankan dan keperluan administrasi lainnya. Apabila blangko e-KTP sudah tersedia, suket tersebut bisa ditukar dengan e-KTP. ”Meski saat ini blangko kosong, warga tetap bisa melakukan perekaman. Tapi, dapatnya suket, bukan e-KTP,” katanya.

Penyediaan blangko e-KTP oleh pemerintah pusat selalu dicicil. Tidak pernah sesuai dengan kebutuhan daerah. Padahal, setiap hari jumlah pemohon e-KTP di Sumenep banyak, baik di dinas maupun di kecamatan. ”Warga sudah banyak yang sadar akan pentingnya memiliki e-KTP. Tapi, mau bagaimana lagi kalau blangkonya kosong. Solusinya ya hanya suket,” ujarnya.

Pihaknya segera mengajukan blangko e-KTP kepada pemerintah pusat. Namun, jumlahnya belum bisa ditentukan. Menurut dia, hingga saat ini program penerbitan e-KTP di Kota Keris sudah mencapai 90,2 persen dari total penduduk wajib e-KTP. 

Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumenep Rukminto berharap dispendukcapil segera mengatasi kekosongan blangko. Sebab, banyak warga yang membutuhkan e-KTP. ”Suket itu kurang praktis dan mudah rusak,” tandasnya. 

(mr/nal/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia