Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Masukan Masyarakat Harus Jadi Pertimbangan

Peluang Sembilan Calon Sekkab Sama

17 Juni 2019, 15: 22: 11 WIB | editor : Abdul Basri

PROFESIONAL: Anggota Pansel Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Pamekasan bercengkerama di sela menjalankan tugas kemarin

PROFESIONAL: Anggota Pansel Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Pamekasan bercengkerama di sela menjalankan tugas kemarin (ANOM SURAHNO FOR RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Penantian panjang masyarakat Pamekasan memiliki Sekkab definitif segera terwujud. Jika tidak meleset dari jadwal yang ditentukan, awal Juli mendatang Sekkab definitif dipilih.

Masukan masyarakat diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi bupati dalam memilih Sekkab. Sebab, orang yang menduduki jabatan strategis itu bukan hanya mengakomodasi ASN dan OPD, tetapi juga masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail mengatakan, pemerintah tidak boleh main-main dalam memilih Sekkab. Jabatan strategis itu harus diisi orang yang memiliki kualitas, kapasitas, dan kapabilitas yang mumpuni.

Salah satu tugas Sekkab yakni mengoordinasikan kepentingan semua stakeholder di Pamekasan. Dengan demikian, orang ketiga di jajaran eksekutif itu harus diterima semua kalangan.

Menurut Ismail, jangan sampai bupati memilih yang tidak diterima di semua kalangan. Termasuk ASN, OPD, dan masyarakat. ”Jangan sampai salah memilih. Bisa celaka pemerintahan kalau salah memilih Sekkab,” katanya kemarin (16/6).

Masyarakat harus mengetahui latar belakang, pengalaman di pemerintahan, dan sisi lain dari masing-masing calon Sekkab. Pansel sebaiknya memfasilitasi masyarakat untuk mengetahui secara detail calon Sekkab itu.

Pendapat masyarakat tentang kriteria calon Sekkab yang dibutuhkan bisa menjadi bahan pertimbangan. Sebab, Sekkab merupakan corong pemerintah termasuk berhubungan dengan masyarakat. ”Kalau Sekkab-nya tidak jalan, ya semuanya tidak jalan,” katanya.

Ismail meminta pansel benar-benar bekerja secara profesional. Dari sembilan calon Sekkab, keseluruhan dinilai layak menduduki jabatan strategis itu. Tetapi, yang dipilih harus yang paling layak di antara yang layak.

Ketua Pansel Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Pamekasan Anom Surahno  mengatakan, semua calon Sekkab berpotensi terpilih. Seleksi dilakukan secara profesional. Uji kompetensi dilakukan secara independen dan melibatkan orang-orang berkompeten. Di antaranya, Guru Besar Universitas Airlangga Prof Kacung Marijan dan Guru Besar Unisma Prof. Mas’ud Said. ”Semuanya berpeluang,” tandasnya.

Sembilan calon Sekkab yang mendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan tes kesehatan. Mereka yakni, Kadishub Pamekasan Ajib Abdullah, Kadis PUPR Pamekasan Totok Hartono. Kemudian, Kepala DPKP Pamekasan Muharram, Kadisparbud Pamekasan Achmad Sjaifuddin, dan Sekretaris DPRD Pamekasan Masrukin.

Lalu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Taufikurrachman dan Kadiskominfo Bahrun. Calon lainnya yakni, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Pamekasan Moh. Alwi, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan Amin Jabir.

(mr/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia