Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Begal Kembali Beraksi, Berhasil Bawa Kabur Motor Kreditan

15 Juni 2019, 19: 07: 12 WIB | editor : Abdul Basri

MULAI DIGALAKKAN: Kapolsek Kamal AKP Abd. Kadir menggelar patroli dan pemeriksaan di Jalan Raya Pandebeh, Kecamatan Kamal, Kamis malam (13/6).

MULAI DIGALAKKAN: Kapolsek Kamal AKP Abd. Kadir menggelar patroli dan pemeriksaan di Jalan Raya Pandebeh, Kecamatan Kamal, Kamis malam (13/6). (KAPOLSEK KAMAL FOR RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Belum genap dua bulan, pembegalan kembali terjadi di Bangkalan. Aksi kriminal tersebut terjadi di jalan raya Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Rabu (12/6) sekitar pukul 22.00. Kendaraan yang diembat adalah motor Honda Vario nomor polisi (nopol) M 6626 GH keluaran 2018.

Motor putih itu bernomor rangka MH1KF112KJK468492 dan nomor mesin KF11E2462735 atas nama Siti Anisa, warga Jalan Kusuma Bangsa, Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal. Kronologinya, korban Dicky Aziz, 21, warga Surabaya, berboncengan dengan temannya, Nur Fatmawati, 20, warga Jalan Kusuma Bangsa.

Mereka dari Surabaya mengendarai sepeda motor. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), laju kendaraan korban dipotong dari arah depan oleh dua orang tidak dikenal. Dua orang misterius itu mengendarai motor Yamaha Jupiter. ”Nopol motor pelaku tidak diketahui. Yang dibonceng pelaku mengeluarkan senjata tajam,” kata Kapolsek Kamal AKP Abd. Kadir menirukan penjelasan korban.

Selanjutnya, kata perwira pertama berpangkat tiga balok emas di pundaknya itu, korban berhenti dan menyerahkan kendaraan yang dikendarainya kepada  pelaku. Pelaku yang membawa motor korban kemudian balik arah menuju Sukolilo. Sementara pelaku yang mengendarai motor Yamaha Jupiter menuju ke arah Kamal.

”Korban tidak mengetahui ciri-ciri pelaku karena gelap. Kami menerima laporan pada malam itu juga sekitar pukul 00.00,” jelasnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan.

Menurut perwira asal Sumenep itu, motor yang dikendarai korban pinjam kepada teman Nur Fatmawati. Kendaraan tersebut masih kredit dam baru membayar delapan kali cicilan. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 10 juta.

Atas laporan tersebut, polisi mengeluarkan laporan nomor: LP/14/VI/2019/Jatim/Res Bkl/ Sek Kamal tertanggal  13 Juni 2019. Jika nanti berhasil ditangkap, pelaku bisa dijerat pasal 365 KUHP tentang Tindakan Pidana Pencurian dengan Kekerasan.

Kadir mengimbau, warga tidak melintas di lokasi rawan saat tengah malam atau saat jalanan sepi. Jika terpaksa ingin melintas harus banyak teman agar keselamatan lebih terjamin. ”Kalau hanya dua orang lebih baik melintas di lokasi lain. Demi keselamatan diri dan harta,” imbaunya. 

(mr/rul/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia