Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Teluk Sapoong Pukau Wisatawan

Pelosok, tapi Ramai Pengunjung

11 Juni 2019, 13: 36: 32 WIB | editor : Abdul Basri

INDAH: Wisatawan berkunjung ke wisata Teluk Sapoong, Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Sumenep, Minggu (9/6). Foto kanan, pengunjung naik speedboat di Teluk Sapoong.

INDAH: Wisatawan berkunjung ke wisata Teluk Sapoong, Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Sumenep, Minggu (9/6). Foto kanan, pengunjung naik speedboat di Teluk Sapoong. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Butuh perjuangan untuk bisa sampai ke Teluk Sapoong di Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Jalanan penuh rintangan harus dilalui pengunjung untuk bisa sampai ke tempat yang menyajikan pemandangan alam nan indah itu. Di beberapa titik memang jalannya mulus, tapi mayoritas rusak parah.

Dari pusat Kecamatan Arjasa, waktu tempuh ke lokasi wisata Teluk Sapoong sekitar satu jam. Lelah karena perjalanan sudah pasti. Namun pesona alam di tempat itu mampu mengobati.

Untuk masuk ke area wisata, pengunjung akan ditarik karcis parkir Rp 5 ribu per motor. Pengunjung sudah bisa berkeliling dan menikmati sejumlah fasilitas wisata yang tersedia. Ada banyak spot foto dan gazebo. Untuk seaedar bersantai maupun berswafoto bisa dilakukan setiap pengunjung.

Wisatawan juga bisa menjajal naik speedboat. Mengitari sepanjang pantai Teluk Sapoong. Tapi untuk menikmati wahana ini, pengunjung akan ditarik biaya Rp 10 per orang. Untuk dua kali putaran saja.

Menurut penuturan Mahardika Efendi, pengunjung asal desa setempat, wisata Teluk Sapoong ramai dikunjungi pada momen Lebaran. Kepadatan pengunjung bisa dijumpai pada H+1 hingga H+3 Lebaran. Jumlahnya bisa mencapai ribuan.

”Sudah pasti ramai kalau Lebaran. Karena tempatnya bagus. Banyak yang datang biasanya untuk foto-foto,” ungkap pemuda 26 tahun itu, Minggu (9/6).

Menurut dia, pantai Teluk Sapoong memiliki pasir putih yang masih bagus. Jika air surut, pasir pantai akan lebih meluas ke tengah laut. Pemandangan alam ini pun kian memukau. Sayangnya, saat itu air surut pada malam hari. Jadi saat dikunjungi siang hari, air laut sedang pasang. Namun, tetap tidak mengurangi keindahan Teluk Sapoong.

”Kebanyakan wisatawan lokal yang datang. Tempat ini sudah cukup terkenal karena sering di-upload di media sosial,” kata pemuda yang akrab disapa Dika itu.

Dia berharap nantinya akses dari pusat Kecamatan Arjasa menuju wisata Teluk Sapoong terus diperbaiki agar semakin bagus. Dengan begitu, wisatawan yang akan berkunjung lebih mudah. ”Kalau jalannya sudah enak, setiap hari bisa ramai tempat ini,” tuturnya.

(mr/bad/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia