Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Pengunjung Lapas Tembus Dua Ribu Orang

09 Juni 2019, 16: 38: 12 WIB | editor : Abdul Basri

BERMAAFAN: Penghuni Lapas Kelas II-A Pamekasan menemui keluarganya kemarin.

BERMAAFAN: Penghuni Lapas Kelas II-A Pamekasan menemui keluarganya kemarin. (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Momentum Lebaran masih terasa di Lapas Kelas II-A Pamekasan. Setiap harinya, dua ribu orang berkunjung ke hotel prodeo itu. Mereka merayakan momen Idul Fitri bersama keluarganya.

Kepala Lapas Kelas II-A Pamekasan M. Hanafi mengatakan, penghuni lapas sebanyak seribu orang lebih. Rata-rata satu orang mengunjungi penghuni lapas, setiap hari ada dua ribu orang.

Lapas memberi kebijakan tahanan atau napi bertemu dengan dengan keluarganya. Pengamanan dilakukan lebih ketat dibanding  jadwal besuk biasanya. ”Pengunjung harus melewati beberapa tahapan pengawasan,” katanya kemarin (8/6).

Pengunjung mendaftarkan diri di tempat yang disediakan dengan menyerahkan KTP.  Petugas menanyakan siapa yang akan dikunjungi. Kemudian, petugas mengecek nama yang bakal dikunjungi di sistem data base pemasyarakatan.

Jika memenuhi persyaratan akan diberikan nomor dan dipakaikan kalung tanda tamu. Lalu,  seluruh pengunjung digeledah khawatir membawa barang terlarang.

Petugas menyediakain tiga ruangan. Satu ruangan disekat menjadi lima baris menggunakan tripleks dan tali rafia. ”Warga binaan dipersilakan bertatap muka secara langsung, mengobrol santai, bencengkrama bersama kerabat, dan sanak saudara,” terangnya.

Hanafi menyampaikan, kebijakan tersebut diambil untuk memberi kemudahan bagi warga binaan. Juga sebagai upaya membuat warga binaan lebih berbudaya dan berbudi. ”Intinya, kami ingin memanusiakan manusia,” ujarnya.

Pria asal Pamekasan itu menambahkan, kebijakan tersebut menjadi agenda rutin tahunan. Diharapkan, pada tahun selanjutnya juga dipertahankan.

Salah satu warga binaan yang enggan disebut namanya berterima kasih atas kebijakan tersebut. Warga binaan bisa menikmati momen Lebaran bersama keluarga.

Keluarga tahanan bisa setiap hari berkunjung. Bahkan, pada hari Lebaran, lapas menggelar open house sehingga warga binaan bisa saling bermaafan. ”Terima kasih kepada kepala lapas yang memberikan kebijakan ini,” ungkapnya.

(mr/pen/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia