Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Rp 10 Miliar untuk Jalan Pulau Kangean

Peningkatan Akses Kepulauan Jadi Prioritas

09 Juni 2019, 16: 01: 04 WIB | editor : Abdul Basri

RUSAK: Kendaraan melintas di jalan Desa Pabian, Kecamatan Arjasa, Sumenep, kemarin.

RUSAK: Kendaraan melintas di jalan Desa Pabian, Kecamatan Arjasa, Sumenep, kemarin. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Sejumlah akses jalan di Pulau Kangean mengalami kerusakan parah. Tahun ini Pemkab Sumenep mengalokasikan dana untuk perbaikan di tiga titik. Berdasarkan data di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumenep, total anggaran mencapai Rp 10 miliar.

Beberapa titik kerusakan di antaranya di ruas jalan Pelabuhan Batu Guluk–Arjasa. Kemudian jalan Arjasa–Pabian. Peningkatan jalan di dua jalur tersebut mendapat masing-masing Rp 3 miliar. Sementara jalan Pabian–Daandung, Kecamatan Kangayan, mendapat alokasi Rp 4 miliar.

Camat Arjasa Sahlan mengatakan, sejumlah titik jalan di Kecamatan Arjasa memang masih rusak. Jalan berlubang dan membahayakan bagi pengendara. Akibat kerusakan tersebut, jalanan menjadi berdebu. Setiap tahun kerusakan bertambah parah.

Dia menambahkan, akses yang bagus sangat dibutuhkan masyarakat. Sebab, mobilitas masyarakat setiap tahun di kepulauan Kangean juga mengalami peningkatan. ”Harapannya, setiap tahun ada perbaikan,” ujar Sahlan kemarin (8/6).

Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Sumenep Hariyanto Efendi menyampaikan, tahun ini untuk peningkatan jalan lebih banyak memprioritaskan pembangunan di kepulauan. ”Peningkatan jalan kepulauan menjadi prioritas Pemkab Sumenep,” ungkapnya.

Peningkatan jalan kepulauan bertujuan agar masyarakat bisa menikmati akses yang lebih mudah dan nyaman. Apalagi, masih banyak jalan di kepulauan yang mengalami kerusakan parah. ”Agar semua masyarakat bisa merasakan jalan yang nyaman. Akses yang mudah juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Untuk realisasi anggaran peningkatan jalan tahun ini diperkirakan dimulai pada pertengahan 2019. Saat ini, proyek-proyek tersebut sudah masuk tahap lelang. ”Kemungkinan akhir bulan ini atau awal bulan depan sudah mulai teken kontrak,” kata Hariyanto.

(mr/bad/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia