Senin, 24 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

KPU Buka Kotak Suara Jelang Sidang di MK

08 Juni 2019, 14: 52: 07 WIB | editor : Abdul Basri

MATERI BUKTI: Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah (pakai batik) ikut membuka kotak suara di gudang penyimpanan logistik pemilu kemarin.

MATERI BUKTI: Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah (pakai batik) ikut membuka kotak suara di gudang penyimpanan logistik pemilu kemarin. (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempersiapkan materi sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). Kotak suara terpaksa dibuka untuk mengambil beberapa berkas yang dibutuhkan.

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah mengutarakan, paslon capres-cawapres mengajukan sengketa hasil pemilu ke MK. Dalam waktu dekat, lembaga kehakiman itu bakal menggelar sidang.

KPU RI bersurat kepada KPU Provinsi seluruh Indonesia untuk mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan dalam sidang tersebut. Surat tersebut kemudian dilanjutkan ke KPU di kabupaten dan kota.

Beberapa dokumen diambil dari kotak suara. Di antaranya, hasil rekapitulasi masing-masing TPS atau DAA1. Kemudian, sertifikat perolehan suara, tanda terima hasil rekapitulasi serta daftar hasil peserta yang mengikuti rekapitulasi.

Dokumen serupa tingkat kabupaten juga diminta oleh KPU RI sebagai bahan pada sidang mendatang. Dokumen tersebut diambil lalu digandakan menjadi sebelas rangkap sebelum dikirim ke KPU Jatim.

Hamzah menyampaikan, pada proses pengambilan dokumen di kotak suara, sempat terjadi kendala. Yakni, dokumen yang dibutuhkan berada di kotak lain. Akibatnya, tiap kecamatan yang seharusnya satu kotak yang dibuka, terpaksa membuka beberapa kotak.

Tapi, pada prinsipnya tidak ada persoalan. Sebab, dokumen yang dibutuhkan bisa dipenuhi. ”Pada pembukaan kotak ini, kami mengundang Bawaslu Pamekasan, kepolisian, tim pemenangan capres-cawapres dan partai politik,” katanya kemarin (7/6).

Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Pamekasan Khotim Ubaidillah mengatakan, pembukaan kotak suara itu untuk kebutuhan PHPU. Bawaslu Pamekasan mengawasi proses pembukaan kotak suara itu sejak awal.

Sempat ada beberapa kotak yang tertukar. Tetapi, setelah dibuka di kotak lainnya, dokumen yang dibutuhkan ditemukan. ”Tiap kecamatan itu kan ada 12 kotak, tadi ada yang tertukar,” ujarnya. 

(mr/pen/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia