Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Kelanjutan Proyek Pasar Lenteng Rp 10 Miliar

31 Mei 2019, 12: 21: 31 WIB | editor : Abdul Basri

BELUM TUNTAS: Masyarakat beraktivitas di sekitar proyek pembangunan Pasar Lenteng, Sumenep, kemarin.

BELUM TUNTAS: Masyarakat beraktivitas di sekitar proyek pembangunan Pasar Lenteng, Sumenep, kemarin. (JUPRI/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Anggaran Rp 5 miliar belum bisa menyelesaikan pembangunan Pasar Lenteng. Hal itu mendapat keluhan dari pedagang yang menggantungkan hidupnya di pasar yang terletak di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Sumenep, itu. Pasalnya, pendapatan mereka turun drastis dibanding sebelum dibangun.

Faisol, warga Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng harus membangun lapak sendiri sejak pasar itu dibangun. Menurut pria 47 tahun itu, sejak itu penghasilannya turun drastis dibandingkan sebelum adanya pembangunan pasar itu. ”Bahkan pendapatan saya tidak sampai separo dari yang dulu,” ucapnya tanpa menyebutkan angka pendapatannya kemarin (30/5).

Faisol berharap pemerintah segera melanjutkan pembangunan gedung itu agar bisa ditempati. Dengan begitu. perekonomiannya bisa kembali normal. ”Kami ingin segera selesai agar bisa ditempati,” tuturnya.

Plt Kepala Disperindag Sumenep R. Moh. Dihyah Suyuti mengakui banyak keluhan dari pedagang dan krtitik dari aktivis. Menurut dia, pembangunan Pasar Lenteng 2018 memang hanya untuk pendirian ting pancang. ”Bentuknya untuk 2018 memang konstruksi seperti itu,” ujarnya.

Didik tidak menampik sampai saat ini belum ada aktivitas pengerjaan lanjutan. Namun, disperindag telah menyediakan anggaran untuk kelanjutan pembangunan. ”Tahun ini kita anggarkan kembali. Kan ada tahapannya,” imbuhnya.

Disperindag sudah menyiapkan anggaran Rp 10 miliar. Saat itni masih penyusunan perencanaan yang dilakukan bersama konsultan. Setelah itu, baru akan dilelang melalui layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).

Ketua Komisi II DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, disperindag harus memiliki jadwal pelaksanaan proyek itu agar pelaksanaan tepat waktu dan maksimal. Pihaknya mendesak agar proyek jumbo itu segera ditender. ”Disperindag harus tahu, dengan sisa waktu yang saat ini, pembangunan pasar itu akan membutuhkan waktu berapa lama,” katanya. (jup)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia