Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Harga Cabai dan Bawang Naik

Bahan Kebutuhan Pokok Lainnya Terkendali

30 Mei 2019, 10: 25: 31 WIB | editor : Abdul Basri

MASIH TERKENDALI: Anggota TPID Bangkalan memantau harga bahan kebutuhan pokok ke pasar tradisional kemarin.

MASIH TERKENDALI: Anggota TPID Bangkalan memantau harga bahan kebutuhan pokok ke pasar tradisional kemarin. (DAFIR/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, daya beli masyarakat tinggi. Menyikapi itu, kemarin (29/5)  Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bangkalan memantau harga bahan pokok ke sejumlah pasar tradisional.

Sekretaris TPID Bangkalan Joko Supriyono mengutarakan, pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri dilaksanakan di Pasar Ki Lemah Duwur (KLD), Pasar Bancaran, Pasar Tanah Merah, dan Pasar Arosbaya.

Hasilnya, ditemukan tiga komoditas yang harganya naik. Yakni, cabai merah, bawang putih, dan bawang merah. Harga cabai per kilogram Rp 50 ribu. Sebelum mendekati Lebaran, harga cabai dikisaran Rp 40 ribu–Rp 43 ribu per kilogram. ”Ada kenaikan harga Rp 7 ribu–Rp 10 ribu,” katanya.

Harga bawang merah dan bawang putih naik antara Rp 3 ribu–Rp 4 ribu per kilogram. Saat ini harga bawang merah Rp 28 ribu tiap kilogram. Sedangkan harga bawang putih sekarang Rp 32 ribu per kilogram. ”Kenaikannya tidak begitu signifikan,” ucap Joko.

Tiga komoditas itu mengalami kenaikan harga, tapi tidak memengaruhi inflasi. Sebab, harga bahan pokok yang lain stabil. ”Aman karena harga bahan pokok yang lain masih terjangkau,” tegasnya.

Menurut Joko, wajar ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga menjelang Lebaran. ”Permintaan tinggi sehingga wajar ada kenaikan harga,” tuturnya. ”Yang penting, inflasi stabil,” imbuhnya.

Kabag Perekonomian Setkab Bangkalan itu menyatakan, tugas TPID sekadar memantau. Kapasitas TPID hanya melihat harga bahan pokok di pasar tradisional. ”Kami tidak dalam rangka marah-marah melihat harga bahan pokok naik. Hanya melihat apa yang terjadi di lapangan,” jelasnya.

TPID sebatas memastikan bahwa semua kebutuhan bahan pokok masyarakat sepekan menjelang Idul Fitri tersedia di pasaran dengan harga terjangkau. Pemantauan TPID bertujuan mengantisipasi kenaikan harga. Mengingat, Lebaran merupakan hari besar keagamaan.

”Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok bisa menimbulkan inflasi. Tetapi, di Bangkalan sekali lagi aman meskipun harga tiga komoditas mengalami kenaikan,” pungkas Joko. 

(mr/daf/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia