Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

48 Siswa MA Tak Lulus

28 Mei 2019, 10: 59: 52 WIB | editor : Abdul Basri

48 Siswa MA Tak Lulus

Share this      

SAMPANG – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 sudah berlalu. Tidak semua siswa di Sampang mendapat predikat kelulusan. Sebanyak 48 siswa madrasah aliyah (MA) dinyatakan tidak lulus.

Kasipendma Kemenag Sampang Mawardi menerangkan, UNBK tahun ini diikuti 3.395 siswa MA. Siswa yang dinyatakan lulus 3.347 orang. Dengan demikian, ada 48 siswa yang dinyatakan tidak lulus.

”Yang menjadi faktor siswa tidak lulus karena mereka tidak mengikuti ujian. Sejumlah siswa berhenti sebelum pelaksanaan UNBK. Siswa yang berhenti disebabkan beberapa alasan seperti menikah, kerja ke luar negeri, dan alasan lain,” katanya kemarin (27/5).

Mawardi menjelaskan, pendataan siswa dilakukan enam bulan sebelum pelaksanaan UNBK. Siswa yang berhenti tersebut masuk dalam daftar peserta. ”Enam bulan sebelumnya siswa masih masuk sekolah. Maka, mereka tetap dimasukkan dalam daftar nominatif tetap (DNT) peserta UNBK,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan UNBK, pihaknya meminta pengelola madrasah menambah jadwal jam khusus mata pelajaran (mapel) UNBK. Pengelola madrasah juga bisa mendatangkan trainer khusus. Hal itu bisa dilakukan setiap bulan selama setahun.

”Banyak program yang bisa menunjang pelaksanaan UNBK. Misalnya dengan mengadakan pelatihan soal-soal higher order thinking skills (HOTS) bagi guru mapel UNBK. Di samping itu, sekolah juga bisa mengadakan tryout. Semua itu dengan biaya mandiri karena di Kemenag tidak pernah ada anggaran UN. Termasuk pengadaan sapras komputer,” ungkapnya.

MA se-Kabupaten Sampang berjumlah 96 lembaga. Namun, yang bisa mengikuti UNBK 86 lembaga. ”Lembaga yang tidak ikut UNBK karena masih baru. Di madrasah itu belum ada kelas XII,” tandasnya. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia