Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Sumenep

Tambak Udang di Sumenep Diduga Belum Kantongi Ijin, Ini Komentar Warga

24 Mei 2019, 11: 03: 05 WIB | editor : Haryanto

DIKELUHKAN: Salah satu sudut pemandangan tambak yang dikeluhkan warga.

DIKELUHKAN: Salah satu sudut pemandangan tambak yang dikeluhkan warga. (Rofiqi/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Tambak udang yang dibangun di pesisir Pantai Desa Legung Barat, Kecamatan Batang Batang dikeluhkan warga. Informasinya, tambak udang dengan luas sekitar dua hektar itu belum mengantongi ijin operasional atau ilegal.

Warga khawatir, pembangunan tambak tersebut menyisakan persoalan. Sebab, letaknya dekat perumahan dan lembaga pendidikan naungan Pondok Pesantren (Ponpes) Atta’awun. Berpotensi mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pelajar serta santri.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, warga bahkan aparat desa tidak tahu menahu mengenai tambak tersebut. Tersiar kabar, pembangunan tambak melibatkan tiga orang yaitu warga setempat dan dua orang sisanya dari desa luar. Tapi, itu dibantah tokoh masyarakat setempat.

Kiai Fathorrahman menuturkan, pengelola tambak merupakan warga luar. “Pengelola tambak pasti asing. Kalaupun benar pengelola tambak warga setempat, hanya akal-akalan saja. Lebih tepatnya mereka hanya diperalat,” ujarnya didampingi Kiai Moh Ishak Syafik.

Kiai Fathorrahman menyatakan, jika pada akhirnya pengelola tambak mengantongi ijin, harus ada pernyataan resmi dari pemilik atau pengelola. "Intinya, pengelola tambak akan bertanggung jawab penuh jika terjadi pencemaran lingkungan. Termasuk mengganggu warga dan santri,” pungkasnya.

Mashoyya, Kepala Desa (Kades) Legung Barat menjelaskan, pihaknya sebagai abdi masyarakat akan berusaha memfasilitasi dan melindungi hak-hak penduduk. Dalam memperjuangkan sesuatu, tentunya mempertimbangkan aspirasi warga.

“Saya sebagai kades akan memfasilitasi dan menyampaikan hasil musyawarah 24 April lalu. Apapun hasilnya, saya akan terus mendukung selama itu baik bagi warga. Utamanya, bagi lingkungan setempat,” tuturnya saat diwawancarai di kediamannya. (rofiqi)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia