Selasa, 18 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Madura Events
Puluhan Peserta Siap Tampil All-Out

Untuk Meriahkan Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas

24 Mei 2019, 06: 55: 06 WIB | editor : Abdul Basri

MATANGKAN PERSIAPAN: Panitia bersama peserta Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas se-Madura menggelar rapat di kantor pusat JPRM kemarin siang.

MATANGKAN PERSIAPAN: Panitia bersama peserta Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas se-Madura menggelar rapat di kantor pusat JPRM kemarin siang. (DARUL HAKIM/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas se-Madura akan digelar Sabtu malam (25/5). Peserta siap tampil all-out pada gelaran event tahunan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) bekerja sama dengan Polres Bangkalan itu.

Kemarin (23/5), panitia bersama semua peserta menggelar technical meeting (TM) di kantor pusat JPRM di Jalan Soekarno-Hatta Bangkalan Nomor 99. Kasat Binmas Polres Bangkalan Iptu Fery Riswantoro mengatakan, TM yang digelar sangat membantu dalam pelaksanaan hari H. Kegiatan teknis dan taktik dibicarakan supaya peserta bisa mengetahui seperti apa aturan penampilannya.

”Kalau musik patrol murni musik tradisional. Lainnya halnya dengan musik daul dug-dug. Untuk kreasi memang yang ada alat elektroniknya. Jadi betul-betul dibedakan,” katanya usai TM.

Menurut Fery, masing-masing peserta nantinya mengetahui seperti apa performance-nya. ”Ke depan musik patrol lebih baik, tambah maju, tambah kreasi, dan menambah peserta. Intinya harus semakin maju,” ujarnya.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto mengatakan, Piala Kapolres Cup sudah lima kali digelar setiap bulan Ramadan. Tiga kali digelar di Bangkalan dan dua kali digelar se-Madura. Dipastikan lomba tersebut akan transparan. Sebab, juri yang dihadirkan independen dan profesional, juga paham tentang seni musik. ”Kami yakin acara yang kami gelar nanti meriah,” tegasnya.

Mantan koordinator liputan (Korlip) JPRM itu menjelaskan, tema yang diambil dalam kegiatan tersebut adalah Mari Merajut Persatuan demi Kesatuan Bangsa. Yang dilombakan ada dua kategori. Pertama, musik patrol tradisional. Kedua, musik daul dug-dug. Untuk kategori daul dug-dug minimal 15 orang. ”Kalau untuk kategori musik patrol maksimal 20 orang per grup,” terangnya.

Sementara kategori musik patrol alat yang digunakan terdiri atas bambu atau kentungan. Bisa memakai alat musik lain, kecuali alat musik menggunakan listrik. Jika nantinya semua kesepakatan dilanggar, peserta langsung didiskualifikasi.

”Semuaya sudah disepakati bersama panitia, juri, dan peserta. Kami akan komitmen,” janjinya.

(mr/rul/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia