Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Pelanggan Menunggak Dua Bulan, PLN Sampang Ancam Bongkar KWH Meter

23 Mei 2019, 03: 44: 58 WIB | editor : Haryanto

RAMAH: Petugas PLN melayani pelanggan.

RAMAH: Petugas PLN melayani pelanggan. (Moh. Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Masyarakat pelanggan PT PLN (Persero) Rayon Sampang  yang menunggak pembayaran tagihan listrik sebaiknya lekas dilunasi. Jika tidak, nanti bisa dikenai sanksi dan denda oleh PLN.

Septian Dwi Cahya, Supervisor Pelayanan Pelanggan dan Administrasi PT PLN (Persero) Rayon Sampang membenarkan hal tersebut. "Sebenarnya, pemberian sanksi tersebut sudah diatur di undang-undang," ujarnya.

Menurut Septian, pelanggan yang tidak membayar tagihan listrik akan diberi sanksi administrasi dan ditindak tegas. Jika melewati batas akhir pembayaran dari tanggal 1-20 terhitung satu bulan, pelanggan akan diberi surat peringatan.

“Kalau surat peringatan diabaikan, PLN akan melakukan pemutusan sementara. Ketika melewati batas waktu 60 hari, dilakukan pemutusan permanen dan KWH meter dibongkar. Bayar tagihan plus denda jika ingin rumahnya teraliri listrik lagi” jelasnya.

Dijelaskan, jumlah pelanggan PT PLN (Persero) Rayon Sampang mencapai 21.000. Puluhan ribu pelanggan itu dari pascabayar dan prabayar. “Saya berharap masyarakat pelanggan rutin membayar setiap bulan,” harapnya.

Perlu diketahui, pembayaran tagihan listrik di Sampang banyak yang menunggak. Jumlahnya, cukup fantastis dan setiap bulan rata-rata mencapai Rp 5 miliar. Salah satu pemicu tingginya tunggakan, karena kesadaran masyarakat masih rendah. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia