Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

PT Garam Target Produksi 400 Ribu Ton

19 Mei 2019, 06: 15: 25 WIB | editor : Abdul Basri

SIAP PRODUKSI: Seorang petani sedang meratakan lahan pegaraman di Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, kemarin.

SIAP PRODUKSI: Seorang petani sedang meratakan lahan pegaraman di Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, kemarin. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Musim produksi garam memang belum dimulai. Tetapi PT Garam (Persero) sudah mulai memasang ancang-ancang untuk produksi garam. Perusahaan yang berada di bawah naungan badan usaha milik negara (BUMN) itu mematok target produksi garam 100 ribu ton di Sampang.

Target tersebut disampaikan Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko kemarin (18/5). Menurut dia, saat ini target untuk masing-masing kabupaten penghasil garam di Madura cukup tinggi. Sebab secara nasional, target produksi garam meningkat.

Selain Sampang, target produksi garam di dua kabupaten penghasil garam lainnya di Madura juga tinggi. Pamekasan ditargetkan produksi garam di lahan PT Garam juga 100 ribu ton. Target paling tinggi dipatok di Sumenep, hingga 200 ribu ton. ”Se-Madura, target produksi garam 400 ribu ton,” tegas pria yang meraih gelar doktor di Universitas Andalas (Unand) Padang tersebut.

Jika tak ada kendala cuaca, mulai Juni pihaknya sudah akan memulai produksi. Dia berharap agar musim kemarau tahun ini kembali normal seperti tahun lalu. Sebab, manakala cuaca bagus, produksi garam juga akan meningkat.

Tingginya target produksi garam ini disambut baik oleh masyarakat. Salah seorang petani garam di Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Rudi, mengaku senang bila pemerintah menarget produksi garam tinggi. Tetapi dengan catatan, harga garam juga harus diperhatikan.

Menurutnya, dalam satu tahun terakhir harga garam cenderung mengalami penurunan. Bahkan, saat ini banyak garam milik petani yang belum terjual. Penyebabnya, harga jual terlalu murah.

”Harapan kami, harga garam bisa di atas Rp 1.500 per kilogram,” katanya. ”Kalau sekarang harga garam di tingkat petani itu rata-rata di bawah Rp 1 ribu,” tambahnya.

(mr/mam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia