Sabtu, 14 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Biaya Pemulangan Mahal, Dua TKI asal Sampang Dimakamkan di Arab Saudi

30 Orang Meninggal Gegara Sakit

17 Mei 2019, 20: 36: 47 WIB | editor : Haryanto

Ilustrasi TKI

Ilustrasi TKI (Ibas/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang yang meninggal di luar negeri tidak sedikit. Informasinya, mencapai puluhan orang. Sebagian besar, meninggal karena sakit.

Agus Sumarso, Kasi Penempatan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang mengatakan, berdasar data laporan yang diterima institusinya, ada 30 TKI meninggal di luar negeri. "Sebagian besar, meninggal karena sakit," katanya.

Dijelaskan, TKI yang meninggal berangkat lewat jalur tidak resmi atau ilegal. "Kebanyakan, sebelum berangkat sudah sakit. Setiba di luar negeri, mereka (TKI, Red) kerja lembur untuk mendapat uang banyak. Sakitnya kian parah dan akhirnya meninggal," jelasnya.

Jika berangkat melalui jalur resmi, sambung Agus Sumarso, kesehatan calon TKI dicek sebelum berangkat. "Jika sakit di luar negeri, akan dibantu pemeriksaan. Jika mengalami kecelakaan kerja, TKI dibantu agen penyalur dan perusahaan yang ditempatinya," paparnya.

Agus Sumarso menuturkan, ada dua jenazah TKI di Arab Saudi tidak dipulangkan ke Sampang. Sebab, biaya pemulangan jenazah mencapai ratusan juta. "Kalau jenazah TKI lainnya dipulangkan. Biaya pemulangan dari Juanda ditanggung pemerintah daerah," imbuhnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia