Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Belum Pikirkan Jabatan Ketua Dewan

PPP-PKS Fokus Tuntaskan Pemilu

17 Mei 2019, 06: 52: 24 WIB | editor : Abdul Basri

YAKIN ADA KECURANGAN: Ketua PAC PPP Kecamatan Kota Pamekasan Hanafi (kanan) memberikan keterangan usai menyerahkan berkas laporan ke Bawaslu Pamekasan beberapa waktu lalu.

YAKIN ADA KECURANGAN: Ketua PAC PPP Kecamatan Kota Pamekasan Hanafi (kanan) memberikan keterangan usai menyerahkan berkas laporan ke Bawaslu Pamekasan beberapa waktu lalu. (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) keluar sebagai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Pamekasan. Meski KPU belum menetapkan secara resmi, namun berdasarkan hasil rekapitulasi, partai berlambang Kakbah tersebut mendapat 155.576 suara.

Dengan demikian, partai berwarna hijau itu mendapat jatah kursi pimpinan dewan. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga mendapat jatah kursi pimpinan. Tetapi, kedua partai tersebut belum memikirkan bagi-bagi jabatan pimpinan dewan bagi kadernya.

Ketua DPC PPP Pamekasan Halili Yasin mengatakan, untuk distribusi kader yang akan menduduki jabatan di DPRD Pamekasan belum ditentukan, baik pimpinan dewan maupun pimpinan fraksi. Penentuan pimpinan dewan diputuskan oleh DPW PPP Jatim atas usulan DPC PPP Pamekasan sebagai pertimbangan. Halili menyampaikan, ada kriteria khusus kader yang akan menduduki posisi strategis itu.

Di antaranya, kontribusi dan pengabdian terhadap partai. Kemudian, struktural di partai. Lalu, selama menjadi anggota dewan, bagaimana kinerjanya. Atas pertimbangan tersebut, DPW PPP Jatim akan menunjuk kader yang dinilai paling layak menjadi ketua dewan.

Halili menyampaikan, untuk sementara PPP belum memikirkan distribusi kader. Mereka masih fokus menuntaskan pemilu. Apalagi, pasca penetapan pada 22 Mei mendatang, partai Kakbah berencana mengajukan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Jika seluruh proses tuntas, pembicaraan mengenai distribusi kader yang akan duduk di posisi strategis lembaga legislatif itu akan dilakukan. ”Kalau di PPP, penunjukan dilakukan DPW, bukan DPP,” katanya kemarin (16/5).

Hal senada disampaikan Ketua DPD PKS Pamekasan Jailani. Menurut dia, partai dengan nomor delapan itu belum menentukan kader yang akan mengisi jabatan pimpinan dewan. ”Kami masih fokus merangkul kembali caleg dan simpatisan usai pemilu,” katanya.

Untuk diketahui, PKS mendapat jatah kursi pimpinan setelah menggeser PBB. PKS mendapat suara terbanyak keempat setelah PKB. Total partai berlambang padi itu memperoleh 65.679 suara. 

(mr/pen/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia